Podcast Aksi Nyata, Bacaleg Partai Perindo Bedah Masalah Dunia Kesehatan Indonesia

Kamis, 28 September 2023 - 06:53 WIB
loading...
Podcast Aksi Nyata,...
Bacaleg DPR RI Dapil Sumatera Utara III dari Partai Perindo dr Soeratman Saragih mengungkapkan ada sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan di dunia kesehatan. Foto/MPI
A A A
JAKARTA - Indonesia masih menghadapi tantangan di dunia kesehatan . Teranyar pemberitaan diramaikan dengan munculnya dokter gadungan yang bisa bekerja di rumah sakit dalam jangka waktu bertahun-tahun.

Menanggapi hal itu, Bacaleg DPR RI Dapil Sumatera Utara III dari Partai Perindo dr Soeratman Saragih mengungkapkan ada sejumlah pekerjaan rumah yang perlu diselesaikan di dunia kesehatan. Hal yang paling utama dari sisi regulasi atau perundang-undangan.

Baca juga: Bacaleg Perindo Tengku Erry Nuradi Disambut Meriah Masyarakat Medan Deli

Menurut Soeratman, terlalu banyak aturan yang tidak membumi dan sulit diterapkan sehingga tidak bisa memperbaiki taraf kesehatan di Tanah Air.

"Buktinya ada dokter gadungan. Jadi kami melihat bahwa begitu banyak undang-undang dan kebijakan yang harus dibuat supaya pelayanan dan mutu kesehatan bangsa ini semakin bagus," ujar Soeratman dalam Podcast Aksi Nyata yang disiarkan di YouTube Partai Perindo, Rabu (28/9/2023).

Dia menilai lemahnya aturan di dunia kesehatan berimbas pada banyak hal. Misalnya, pada kepercayaan masyarakat terhadap tenaga-tenaga kesehatan.

Berdasarkan catatannya di wilayah Sumatera Utara saja sampai hari ini masih banyak masyarakat yang lebih memilih untuk berobat ke luar negeri.

"Kalau kita mau melihat data yang ada di lapangan, itu orang-orang Sumatera Utara pilihan utama untuk berobat bagi yang punya duit itu adalah ke negara tetangga, masyarakat berobat ke sana, kecuali kalau nggak punya duit, ya udah menerima apa adanya," jelasnya.

"Karena tadi itu, kebijakan-kebijakan dan mutu atau standar pelayanan yang ada di Indonesia sangat-sangat tidak layak," tegasnya.

Dia mencontohkan pelayanan di rumah sakit, seringkali saat pasien berkunjung ternyata dokter tidak ada di tempat karena dokternya sedang menangani pasien di rumah sakit lain.

"Ini kan menjadi menimbulkan sebuah ketidakpastian penanganan, sementara yang dipertaruhkan nyawa," tuturnya.

Oleh karena itu, katat Soeratman, diperlukan banyak kebijakan yang harus ditempuh di bidang kesehatan jika Indonesia ingin memiliki rakyat yang sehat.

Baca juga: RPA Perindo Harap Negara Ambil Alih Pembinaan Pelaku Kekerasan Seksual di Bawah Umur

"Harus ada aturan yang dibuat dan aturan itu harus bisa dicapai atau bisa dipenuhi, apabila tidak bisa dipenuhi, harus diakhiri," pungkasnya.
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Tegaskan Peran Strategis Polri Kawal Pembangunan
MK Tolak Gugatan Dharma...
MK Tolak Gugatan Dharma Pongrekun Atas UU Kesehatan: Kepatuhan Warga adalah Konsekuensi Logis
Indonesia Butuh Koalisi...
Indonesia Butuh Koalisi Advokasi untuk Percepat Adopsi Inovasi Kesehatan
Dorong Kualitas Keterwakilan...
Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan yang Inklusif
PHK Massal Berisiko...
PHK Massal Berisiko Gerus Kelas Menengah, Sekjen Perindo Ferry Kurnia Dorong Insentif Dunia Usaha
Perindo Ajak Tokoh Muda...
Perindo Ajak Tokoh Muda Indonesia Timur Ambil Peran Menuju 2029
Perkuat Struktur di...
Perkuat Struktur di NTT, Partai Perindo Tunjuk Eks Kepala BKPPD Ade Manafe Pimpin Kota Kupang
Satu Sendok, Sejuta...
Satu Sendok, Sejuta Mitos: Sasa Luruskan Fakta MSG yang Benar
Ilmuwan Temukan Antivirus...
Ilmuwan Temukan Antivirus untuk Manusia di Dasar Laut
Rekomendasi
Formula E Shanghai Round...
Formula E Shanghai Round 13 Siap Digelar, Saksikan Keseruannya di VISION+
Mengapa Sensus Ekonomi...
Mengapa Sensus Ekonomi Masih Dilakukan dari Pintu ke Pintu?
Israel Berupaya Provokasi...
Israel Berupaya Provokasi Konflik antara Tentara Lebanon dan Hizbullah
Berita Terkini
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Transformasi Polri di Era Listyo Sigit Dapat Apresiasi
Kemandirian Fiskal Tertinggi...
Kemandirian Fiskal Tertinggi Kategori Kota se-Indonesia, Semarang Ditetapkan Jadi Transformer City
Menhut Ngaku Sempat...
Menhut Ngaku Sempat Diberi Amplop oleh Bupati Kuansing: Sudah Dikembalikan 17 Hari sebelum OTT
Bupati Langkat Syah...
Bupati Langkat Syah Afandin Tiba di KPK usai Kena OTT
Gus Ipul Dukung Usulan...
Gus Ipul Dukung Usulan Sutan Takdir Alisjahbana Jadi Pahlawan: Pejuang Bahasa Indonesia
KPK terkait OTT Bupati...
KPK terkait OTT Bupati Langkat: Suap Proyek di Dinas Pendidikan dan Dinas Perkim
Infografis
20 Universitas Terbaik...
20 Universitas Terbaik di Indonesia Versi QS WUR 2027
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved