Memelihara Toleransi dengan Menjiwai Prinsip Bhinneka Tunggal Ika
Senin, 25 September 2023 - 23:59 WIB
loading...
A
A
A
"Hal ini akan mengancam Indonesia yang justru hadir untuk melindungi dan menaungi berbagai perbedaan yang ada di dalam NKRI," katanya.
Menurut Romo Benny, keragaman Indonesia adalah tanggung jawab besar bagi seluruh anak bangsa untuk menjaga keutuhannya agar bangsa ini tetap kokoh dan bersatu.
Baca juga: Toleransi Penopang Keberagaman dan Perekat Persatuan Indonesia
"Keragaman Indonesia sangat membanggakan kita, terbukti dengan Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memuji Indonesia karena mampu menjaga kemajemukannya, sehingga bangsa ini tidak bisa dipecah-belah oleh ancaman politik maupun kepentingan sesaat yang membenturkan berbagai kelompok masyarakat. Kita harus bangga bahwa ancaman tersebut tidak terjadi di bumi Indonesia," ujarnya.
Ia berharap masyarakat bisa mengelola berbagai keragaman dan kemajemukan di dalam NKRI. Pasalnya, banyak negara telah runtuh dilanda konflik berkepanjangan karena tidak bisa mengelola perbedaan yang ada. Kehancuran negara-negara yang berkonflik ini biasanya ditandai dengan makin maraknya narasi intoleransi dan radikalisme bertebaran di berbagai media massa dan internet. Jika tidak dibendung dan ditanggulangi secara cepat dan efektif, maka runtuhnya peradaban suatu bangsa hanya akan menunggu waktu.
Indonesia sebagai bangsa yang besar memiliki Pancasila sebagai falsafah kehidupan bernegaranya. Melalui Pancasila, seluruh hajat hidup berbagai kalangan masyarakat yang berbeda latar belakangnya diwadahi untuk bisa hidup dalam kerukunan dan kebersamaan. "Sebagai warga negara Indonesia, kita harus memiliki jiwa patriotik, bangga terhadap bangsanya sendiri dengan cara berusaha mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kesehariannya," katanya.
Menurut Romo Benny, keragaman Indonesia adalah tanggung jawab besar bagi seluruh anak bangsa untuk menjaga keutuhannya agar bangsa ini tetap kokoh dan bersatu.
Baca juga: Toleransi Penopang Keberagaman dan Perekat Persatuan Indonesia
"Keragaman Indonesia sangat membanggakan kita, terbukti dengan Sekjen Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) yang memuji Indonesia karena mampu menjaga kemajemukannya, sehingga bangsa ini tidak bisa dipecah-belah oleh ancaman politik maupun kepentingan sesaat yang membenturkan berbagai kelompok masyarakat. Kita harus bangga bahwa ancaman tersebut tidak terjadi di bumi Indonesia," ujarnya.
Ia berharap masyarakat bisa mengelola berbagai keragaman dan kemajemukan di dalam NKRI. Pasalnya, banyak negara telah runtuh dilanda konflik berkepanjangan karena tidak bisa mengelola perbedaan yang ada. Kehancuran negara-negara yang berkonflik ini biasanya ditandai dengan makin maraknya narasi intoleransi dan radikalisme bertebaran di berbagai media massa dan internet. Jika tidak dibendung dan ditanggulangi secara cepat dan efektif, maka runtuhnya peradaban suatu bangsa hanya akan menunggu waktu.
Indonesia sebagai bangsa yang besar memiliki Pancasila sebagai falsafah kehidupan bernegaranya. Melalui Pancasila, seluruh hajat hidup berbagai kalangan masyarakat yang berbeda latar belakangnya diwadahi untuk bisa hidup dalam kerukunan dan kebersamaan. "Sebagai warga negara Indonesia, kita harus memiliki jiwa patriotik, bangga terhadap bangsanya sendiri dengan cara berusaha mengimplementasikan nilai-nilai Pancasila dalam kesehariannya," katanya.
Lihat Juga :