Kisah LB Moerdani, Baret Merah, dan Tentara Diraja Malaysia
Kamis, 21 September 2023 - 05:46 WIB
loading...
A
A
A
Untuk merealisasikan pemberian anugerah Warga Kehormatan Baret Merah kepada Yang Dipertuan Agung Malaysia itu, Panglima ABRI memerintahkan kepada Sintong Panjaitan sebagai Komandan Kopassus, agar pelaksanaannya diselenggarakan di Cijantung.
Sekitar setengah jam sebelum upacara berlangsung, Jenderal TNI LB Moerdani didampingi oleh Sintong, KSAD Jenderal TNI Try Sutrisno, Wakil KSAD Letjen TNI Edi Sudrajat, dan Wakil Komandan Kopassus Kolonel Kuntara, menunggu di ruang kerja Komandan Kopassus.
Ketika mereka sedang berbincang-bincang, Sintong mengambil baret merah dari meja kerjanya, kemudian memberikannya kepada Moerdani.
"Ini Baret Merah Bapak yang akan Bapak pakai dalam upacara nanti," kata Sintong.
Moerdani menerima baret mereh itu dengan wajah tidak suka. Jenderal bintang empat itu segera mencoba memakainya sambil berdiri. Tetapi tiba-tiba baret merah itu dilempar ke meja di depan Sintong, kemudian meluncur jatuh ke lantai.
Sekitar setengah jam sebelum upacara berlangsung, Jenderal TNI LB Moerdani didampingi oleh Sintong, KSAD Jenderal TNI Try Sutrisno, Wakil KSAD Letjen TNI Edi Sudrajat, dan Wakil Komandan Kopassus Kolonel Kuntara, menunggu di ruang kerja Komandan Kopassus.
Ketika mereka sedang berbincang-bincang, Sintong mengambil baret merah dari meja kerjanya, kemudian memberikannya kepada Moerdani.
"Ini Baret Merah Bapak yang akan Bapak pakai dalam upacara nanti," kata Sintong.
Moerdani menerima baret mereh itu dengan wajah tidak suka. Jenderal bintang empat itu segera mencoba memakainya sambil berdiri. Tetapi tiba-tiba baret merah itu dilempar ke meja di depan Sintong, kemudian meluncur jatuh ke lantai.
Lihat Juga :