Mendagri Lantik Lalu Gita Ariadi Jadi Pj Gubernur NTB

Selasa, 19 September 2023 - 18:46 WIB
loading...
Mendagri Lantik Lalu...
Mendagri Muhammad Tito Karnavian resmi melantik Sekda Provinsi NTB Lalu Gita Ariadi sebagai Pj Gubernur NTB di Gedung Sasana Bhakti Praja Kantor Pusat Kemendagri, Jakarta, Selasa (19/9/2023). FOTO/IST
A A A
JAKARTA - Menteri Dalam Negeri ( Mendagri ) Muhammad Tito Karnavian resmi melantik Sekretaris Daerah (Sekda) Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) Lalu Gita Ariadi sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB) . Lalu Gita menggantikan Zulkieflimansyah yang masa jabatannya telah berakhir.

Pelantikan Pj Gubernur NTB dilaksanakan di Gedung Sasana Bhakti Praja Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Selasa (19/9/2023). Pelantikan ini berdasarkan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 74/P Tahun 2023 tentang Pengangkatan Penjabat Gubernur yang ditetapkan pada 4 September 2023.

Hadir dalam pelantikan Gubernur NTB periode 2018-2023 Zulkieflimansyah dan wakilnya Sitti Rohmi Djalillah. Selain itu, hadir pula jajaran Forkopimda NTB, bupati/wali kota se-NTB, serta anggota DPR RI dan DPD RI daerah pemilihan NTB.

Baca juga: 6 Purnawirawan Jenderal TNI-Polri yang Menjadi Pj Gubernur se-Indonesia, Nomor Terakhir Pernah Jadi Kapolda di 4 Wilayah

Dalam sambutannya, Mendagri mengatakan, Pj kepala daerah berperan penting mengisi kekosongan agar roda pemerintahan tetap berjalan. Karena itu, dirinya meminta mereka yang diberi kepercayaan agar mampu berkomitmen dan melaksanakan tugas dengan sebaik mungkin.

"Untuk itulah saya meminta kepada Bapak Lalu Gita Ariadi yang telah diberikan kepercayaan oleh Bapak Presiden (Joko Widodo) melalui Sidang TPA (Tim Penilai Akhir) dipimpin langsung oleh Beliau (Presiden) tolong laksanakan tugas dengan sebaik-baiknya," kata Tito.

Tak hanya itu, dirinya juga mewanti-wanti agar Lalu Gita Ariadi tetap membuat program strategis yang sejalan dengan pejabat lama. "(Pj) memiliki kewenangan ada 4 kecuali menurut undang-undang nanti tolong dipelajari, salah satunya di antaranya adalah tidak boleh membuat program yang strategis yang berbeda dengan pejabat yang lama, kecuali atas izin Mendagri, itu bahasanya seperti itu," katanya.

Baca juga: 4 Jenderal Purnawirawan TNI-Polri Jabat Pj Gubernur, Mendagri: Tidak Ada Aturan yang Melarang

Selain memperhatikan tugas dan wewenang, Mendagri menyarankan Lalu Gita Ariadi agar membangun pola komunikasi yang baik dengan pejabat sebelumnya. Hal ini terutama terkait dengan progam yang harus dilanjutkan untuk kepentingan masyarakat NTB.

"Jadi komunikasikan betul dengan gubernur dan wakil gubernur di periode 2018-2023 hal yang perlu dilanjutkan yang mana, dan tolong bangun hubungan yang positif," ungkapnya.

Mendagri berpesan agar program Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) seperti penanganan stunting dan Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) diaktifkan dan diteruskan. Pasalnya, PKK merupakan mitra pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan hidup anak-anak dan keluarga.

"Saya hanya titip kepada Pak Penjabat Gubernur, tolong aktifkan PKK dan Posyandu, itu sebagai mitra penting," kata Mendagri.

Tito mengimbau kepada seluruh stakeholder baik pusat dan daerah dapat mendukung kepemimpinan Lalu Gita Ariadi, sehingga pemerintahan di Provinsi NTB berjalan lebih baik.

"Kita semua dukung kepemimpinan yang baru Pak Lalu Gita Ariadi, dan juga mohon dukungan dari rekan-rekan Forkopimda (Forum Koordinasi Pimpinan Daerah), para bupati/wali kota, intinya adalah demi Provinsi Nusa Tenggara Barat yang lebih baik, siapa pun juga penjabatnya harus kita dukung hal yang positifnya," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mendagri Minta Tambahan,...
Mendagri Minta Tambahan, Total Pagu Anggaran 2027 Rp10 Triliun
Mendagri Perintahkan...
Mendagri Perintahkan Gubernur Gratiskan Pajak Kendaraan Listrik
Mendagri Tito Karnavian...
Mendagri Tito Karnavian Sudah Teken Surat Kebijakan WFH
Kebijakan WFH Bakal...
Kebijakan WFH Bakal Diumumkan Besok
Mendagri Soroti Perjalanan...
Mendagri Soroti Perjalanan Dinas Kepala Daerah, Ingatkan Pentingnya Efisiensi!
Pengungsi Turun 99,63...
Pengungsi Turun 99,63 Persen, DPR Puji Kinerja Satgas PRR Tangani Bencana di Sumatera
Satgas: Pembelajaran...
Satgas: Pembelajaran di 3 Provinsi Sumatera Sudah Normal, tapi Masih Ada Sekolah di Tenda
Mendagri Usulkan Dana...
Mendagri Usulkan Dana Otonomi Khusus Aceh Diperpanjang
Perkuat Perbatasan,...
Perkuat Perbatasan, Mendagri-Menteri PKP Targetkan Renovasi 1.000 RTLH di Sitaro
Rekomendasi
Bumerang Bagi Penerimaan...
Bumerang Bagi Penerimaan Negara, Usulan Kenaikan Batas Produksi Rokok Tuai Kritik
Messi Pecahkan Rekor...
Messi Pecahkan Rekor Gol Piala Dunia, Argentina Ungguli Austria di Babak Pertama
Hari Lingkungan Hidup...
Hari Lingkungan Hidup Sedunia, Mangrove di Kawasan Pesisir Jakarta Terus Diperkuat
Berita Terkini
Bukan Sekadar Insinyur,...
Bukan Sekadar Insinyur, Alumni ITS Didorong Kuasai Kepemimpinan dan Finansial
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan,...
Roy Suryo-Tifa Tak Ditahan, Relawan Jokowi: Ini Bukan Akhir dari Segalanya
Hadapi Masa Depan yang...
Hadapi Masa Depan yang Tak Pasti, Mahasiswa Diajarkan Kepemimpinan, Inovasi, dan Talenta Digital
APHI Dorong Pemegang...
APHI Dorong Pemegang PBPH Manfaatkan Permenhut untuk Kembangkan Proyek Karbon
Ade Darmawan Minta Jaksa...
Ade Darmawan Minta Jaksa Tolak Segala Intervensi di Kasus Ijazah Jokowi
Nostalgia dengan Fotografi...
Nostalgia dengan Fotografi Analog, Lomography Kini Hadir di Indonesia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved