Penanganan Wabah di Masa Silam Bisa Jadi Bahan untuk Saat Ini

Minggu, 02 Agustus 2020 - 10:10 WIB
loading...
A A A
Rumah para penyintas diberi tanda bendera kuning. Tujuannya, untuk mencegah adanya masyarakat yang datang. Hal itu untuk mengurangi penularan. (Baca juga: Memprihatinkan, PB IDI: Sudah 72 Dokter Meninggal Akibat Covid-19 )

Situasi pada medio 1918-an itu seperti yang terjadi saat ini. Pemerintah berusaha keras mengedukasi masyarakat dan memberikan cara-cara pencegahan. Di sisi lain, masyarakat semakin hari semakin tidak patuh.

Tri Wahyuning menilai Pemerintah Hindia Belanda saat itu benar-benar tidak siap menghadapi wabah mematikan bernama Flu Spanyol. Segala informasi mengenai pandemi yang masuk Hindia Belanda sempat tidak terlalu dihiraukan.

Satu hal yang bisa dipetik dari Flu Spanyol, belajar dari literasi masa lalu itu penting untuk menangani masalah yang tidak jauh berbeda di masa sekarang. Pemahaman dan persepsi yang sama menjadi kunci menangani pandemi. "Itu bukan hanya untuk masa lalu, tapi juga untuk masa sekarang dan yang akan datang. Jadi marilah kita melangkah dengan kearifan masa lalu," tuturnya.

Senada dengan Tri, Kresno Brahmantyo menegaskan catatan atau rekaman kelam mengenai pagebluk hendaknya dijadikan sebagai pelajaran. Peristiwa, seperti bencana, dapat berulang dan dibutuhkan solusi yang mungkin sama. "Mulai kita mulai membuat rekaman walaupun agak telat. Akan tetapi, itu bisa dilakukan supaya nanti 10 atau 20 tahun yang akan datang, kita punya data untuk menghadapi ini semua," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
Tantangan Penyakit Menular...
Tantangan Penyakit Menular Kita
Eks Mensos Juliari Batubara...
Eks Mensos Juliari Batubara Diperiksa KPK Terkait Korupsi Bansos Presiden 2020
Kasus APD Covid-19,...
Kasus APD Covid-19, KPK Ajukan Banding atas Vonis 3 Tahun Eks Pejabat Kemenkes
Covid-19 di Asia Naik,...
Covid-19 di Asia Naik, Mantan Komandan Satgas RS Wisma Atlet Imbau Masyarakat Waspada
Kasus Korupsi APD Covid-19,...
Kasus Korupsi APD Covid-19, Mantan Pejabat Kemenkes Divonis 3 Tahun Penjara
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Rekomendasi
Ruben Onsu Tak Lagi...
Ruben Onsu Tak Lagi Harapkan Permintaan Maaf Sarwendah, Hanya Ingin Bertemu Anak
Yeho Gathering 2026,...
Yeho Gathering 2026, Merayakan 20 Tahun Perjalanan Sekolah
Borong Penghargaan HR...
Borong Penghargaan HR Asia 2026, Pegadaian Buktikan Diri Jadi Tempat Kerja Terbaik di Asia!
Berita Terkini
2 Mobil Porsche Disita...
2 Mobil Porsche Disita KPK dari Rumah Silmy Karim Tidak Ada di LHKPN, Unsur TPPU Didalami
KPK Konfirmasi Hasil...
KPK Konfirmasi Hasil Penggeledahan dalam Pemeriksaan Perdana Silmy Karim sebagai Tersangka
Buku Presiden Solusi...
Buku Presiden Solusi Catat 108 Kebijakan, Qodari: Prabowo Menyasar Akar Persoalan Bangsa
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved