Ignatius Dewanto, Sosok Pilot Tempur Legendaris yang Pernah Lumpuhkan CIA
Rabu, 13 September 2023 - 16:20 WIB
loading...
A
A
A
Pada tahun yang sama juga Ignatius mendaftar dan berhasil diterima sebagai penerbang di Angkatan Udara. Dirinya bahkan sempat dikirim ke Trans Ocean Airlines Oakland Airport (TALOA), California, November 1950 untuk jadi penerbang.
Setelah lulus, pada tahun 1954 Ignatius ditunjuk sebagai instruktur Skadron Udara 3 tempat bercokolnya P-51 Mustang.
Sebagai penerbang pesawat tempur TNI-AU pertama dan satu-satunya yang berhasil mendapat satu kemenangan udara, Ignatius Dewanto sering dicap oleh masyarakat sebagai Ace karena aksi heroiknya.
Sebelum meninggal pada tahun 1970, Ignatius Dewanto telah mengoleksi 16 Bintang Jasa. Atas berbagai jasanya di dunia penerbangan Indonesia, namanya diabadikan menjadi nama Auditorium "Graha Dewanto" di Pangkalan Udara Iswahyudi, Madiun.
Tidak hanya itu, Ignatius Dewanto juga dijadikan sebagai nama Lanud di Jajaran Koopsau III Lanud I.G Dewanto di Saumlaki, Kepulauan Tanimbar, Maluku Tenggara.
Setelah lulus, pada tahun 1954 Ignatius ditunjuk sebagai instruktur Skadron Udara 3 tempat bercokolnya P-51 Mustang.
Sebagai penerbang pesawat tempur TNI-AU pertama dan satu-satunya yang berhasil mendapat satu kemenangan udara, Ignatius Dewanto sering dicap oleh masyarakat sebagai Ace karena aksi heroiknya.
Sebelum meninggal pada tahun 1970, Ignatius Dewanto telah mengoleksi 16 Bintang Jasa. Atas berbagai jasanya di dunia penerbangan Indonesia, namanya diabadikan menjadi nama Auditorium "Graha Dewanto" di Pangkalan Udara Iswahyudi, Madiun.
Tidak hanya itu, Ignatius Dewanto juga dijadikan sebagai nama Lanud di Jajaran Koopsau III Lanud I.G Dewanto di Saumlaki, Kepulauan Tanimbar, Maluku Tenggara.
(okt)
Lihat Juga :