Nasdem Diwanti-wanti Soal Pilkada 2020 di Papua
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 12:21 WIB
loading...
A
A
A
Pasalnya, petahana dianggap sering meninggalkan daerah dan selama memimpin tidak memberi perubahan apa pun. Bahkan, jika partai tetap memaksakan petahana dimajukan, maka masyarakat mengancam akan memboikot Pilkada di Pegunungan Bintang.
"Artinya partai harus peka dengan aspirasi masyarakat yang memiliki kedaulatan. Masyarakat Pegunungan Bintang sudah frustrasi dan jika petahana maju kembali maka mereka akan terus menderita sehingga jika tetap dipaksakan maka langkah yang diambil adalah boikot. Ini ekspresi kekecewaan yang sangat tinggi dan berharap Nasdem peka," kata Pigai.
Situasi saat ini, kata dia, petahana yaitu Costan Oktemka sedang berupaya dengan segala cara untuk memborong semua partai politik sehingga maju menjadi calon tunggal. "Memborong semua partai adalah tindakan pengecut. Tentu karena petahana sudah tahu bahwa dia tidak didukung maka satu-satunya cara adalah lawan kotak kosong. Ini merusak demokrasi," terang Pigai.
Dia mengatakan, Partai Nasdem yang memiliki 6 kursi di DPRD Pegunungan Bintang harusnya memilih figur yang pantas dan cocok serta dikehendaki masyarakat. "Pak Surya Paloh kan katanya punya hati untuk orang Papua. Makanya beliau harus tunjukkan dengan menentukan calon-calon yang juga berkualitas untuk memajukan Papua bukan orang-orang yang hanya memikirkan dirinya sendiri," tuturnya. (Baca juga: Fahri Hamzah: Lapor Mas Menteri, PJJ Memiliki Banyak Ekses Negatif)
"Dan yang penting Pak Surya dan DPP Nasdem jangan mau dikendalikan begitu saja oleh oknum-oknum politisi Nasdem di Papua. Jangan hanya karena ulah mereka maka Nasdem di Papua akan hancur dan citra Pak Surya sendiri jadi buruk di mata orang Papua," pungkasnya.
"Artinya partai harus peka dengan aspirasi masyarakat yang memiliki kedaulatan. Masyarakat Pegunungan Bintang sudah frustrasi dan jika petahana maju kembali maka mereka akan terus menderita sehingga jika tetap dipaksakan maka langkah yang diambil adalah boikot. Ini ekspresi kekecewaan yang sangat tinggi dan berharap Nasdem peka," kata Pigai.
Situasi saat ini, kata dia, petahana yaitu Costan Oktemka sedang berupaya dengan segala cara untuk memborong semua partai politik sehingga maju menjadi calon tunggal. "Memborong semua partai adalah tindakan pengecut. Tentu karena petahana sudah tahu bahwa dia tidak didukung maka satu-satunya cara adalah lawan kotak kosong. Ini merusak demokrasi," terang Pigai.
Dia mengatakan, Partai Nasdem yang memiliki 6 kursi di DPRD Pegunungan Bintang harusnya memilih figur yang pantas dan cocok serta dikehendaki masyarakat. "Pak Surya Paloh kan katanya punya hati untuk orang Papua. Makanya beliau harus tunjukkan dengan menentukan calon-calon yang juga berkualitas untuk memajukan Papua bukan orang-orang yang hanya memikirkan dirinya sendiri," tuturnya. (Baca juga: Fahri Hamzah: Lapor Mas Menteri, PJJ Memiliki Banyak Ekses Negatif)
"Dan yang penting Pak Surya dan DPP Nasdem jangan mau dikendalikan begitu saja oleh oknum-oknum politisi Nasdem di Papua. Jangan hanya karena ulah mereka maka Nasdem di Papua akan hancur dan citra Pak Surya sendiri jadi buruk di mata orang Papua," pungkasnya.
(kri)
Lihat Juga :