Kemlu Koordinasi dengan Polis Diraja Malaysia untuk Pemulangan WNI Korban TPPO

Minggu, 10 September 2023 - 04:17 WIB
loading...
Kemlu Koordinasi dengan...
Kemlu berkoodinasi dengan Polisi Diraja Malaysia dalam upaya memulangkan seorang WNI yang menjadi korban Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) di Malaysia. FOTO ILUSTRASI/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) berkoodinasi dengan Polisi Diraja Malaysia dalam upaya memulangkan seorang warga negara Indonesia (WNI) berinisial R yang menjadi korban Tindak Pidana Penjualan Orang (TPPO) di Malaysia. R sebelumnya disekap dalam sebuah ruangan dan diperkosa oleh sekelompok pelaku.

Direktur Pelindungan WNI Kemlu Judha Nugraha mengatakan pihaknya sedang berkoordinasi dengan Polis Diraja Malaysia (PDRM). "Menindaklanjuti laporan KBRI, PDRM telah lakukan upaya penyelamatan R pada tanggal 9 September pukul 03.00 waktu setempat," Kata Judha saat dikonfirmasi, Sabtu (9/9/2023).

Menurut Judha, WNI R yang diduga menjadi korban TPPO yang alami penyekapan dan pemerkosaan, saat ini telah berada di shelter di bawah pelindungan Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Kuala Lumpu, Malaysia. Judha menambahkan, KBRI berkoordinasi dengan Polis Diraja Malaysia untuk mendalami dugaan kekerasan yang dialami oleh R. KBRI juga berupaya untuk melakukan pemulangan terhadap korban.



"Berdasarkan pemeriksaan pihak kepolisian, tidak ditemukan adanya unsur kriminalitas dalam kasus ini. Yang bersangkutan juga telah meminta untuk dapat dipulangkan ke Tanah Air. PWNI terus berkoordinasi dengan KBRI untuk proses repatriasi Sdri R," katanya.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
ART asal Indonesia Dianiaya...
ART asal Indonesia Dianiaya di Malaysia, DPR Minta Kemlu Lobi agar Pelaku Dihukum Berat
WNI Dianiaya di Malaysia,...
WNI Dianiaya di Malaysia, Kemlu Sebut 4 Pelaku Sudah Diamankan
10.151 WNI Eks Pekerja...
10.151 WNI Eks Pekerja Online Scam di Kamboja Minta Pulang ke Indonesia
5.950 WNI Dapat Penghapusan...
5.950 WNI Dapat Penghapusan Denda Overstay dari Kamboja
Komisi XIII DPR Dorong...
Komisi XIII DPR Dorong Penguatan Regulasi dan Koordinasi Penanganan TPPO
Dosen Ini Donorkan Organnya...
Dosen Ini Donorkan Organnya untuk Selamatkan 5 Orang, Staf RS Berbaris Beri Penghormatan Terakhir
Viral! 3 PRT Indonesia...
Viral! 3 PRT Indonesia Dianiaya di Malaysia, 4 Majikan Ditangkap
Kemendagri Bersama Malaysia...
Kemendagri Bersama Malaysia Sepakat Wujudkan Pembangunan Inklusif di Perbatasan
Rekomendasi
Motor Listrik Rp32 Juta...
Motor Listrik Rp32 Juta yang Tak Takut Jalan Rusak: Tyranno X Hadir di Jakarta Fair
Diam-diam Jadi Pengusaha,...
Diam-diam Jadi Pengusaha, Anneth Delliecia Ternyata Punya Brand Kuku Sendiri?
Ketua Posko Wilayah...
Ketua Posko Wilayah PRR Aceh Apresiasi BPBD dan DLHK Atasi Masalah Sanitasi di Huntara
Berita Terkini
Akademisi Dukung Langkah...
Akademisi Dukung Langkah Kejagung Jerat Pihak Pasif dan Korporasi di Kasus BGN
Sidang Putusan Perkara...
Sidang Putusan Perkara Chromebook Digelar 30 Juni, Nadiem: Saya Harap Keputusannya Bebas
Terima Rp20 juta, Muhammad...
Terima Rp20 juta, Muhammad Abdimaludin Dinonaktifkan dari Ketua BEM FH Universitas Bung Karno
Yusril Prihatin Mahasiswa...
Yusril Prihatin Mahasiswa UBK Terima Uang usai Demo: Perjuangan Harus Murni dan Berintegritas
Ketua BEM FH Abdimaludin...
Ketua BEM FH Abdimaludin Akui Terima Uang Rp20 Juta dari Alumni, Diberikan oleh Polisi
Jokowi Respons Penangguhan...
Jokowi Respons Penangguhan Penahanan Roy Suryo dan Tifa: Itu Kewenangan Kejaksaan
Infografis
10 Negara dengan Cadangan...
10 Negara dengan Cadangan Emas Terbesar Dunia, AS Masih Teratas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved