Hari Ini, KPK Periksa Istri Wali Kota Bima
Jum'at, 08 September 2023 - 11:59 WIB
loading...
Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri menyatakan Tim penyidik KPK menjadwalkan pemeriksaan terhadap Eliya alias Ellya, istri Wali Kota Bima Muhammad Lutfi, Jumat (8/9/2023). FOTO/DOK.MPI
A
A
A
JAKARTA - Tim penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap Eliya alias Ellya, istri Wali Kota Bima Muhammad Lutfi , Jumat (8/9/2023). Eliya bakal diperiksa dalam kapasitasnya sebagai saksi terkait kasus dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa disertai penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemkot Bima, Nusa Tenggara Barat (NTB).
"Hari ini, bertempat di Polda NTB, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi, di antaranya Eliya alias Ellya (swasta/istri Walikota Bima)," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Jumat (8/9/2023).
Selain Eliya, penyidik juga memanggil empat saksi lainnya adalah tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) Jikrullah; Ririn Kurniawati; dan Salahuddin, serta mantan Pegawai PT Aldira Berkah Abadi Makmur, Eka Putri Noviyanti. Belum diketahui apa yang ingin didalami penyidik dari keterangan para saksi tersebut.
Baca juga: Jadi Tersangka, Wali Kota Bima Diduga Terjerat Kasus Kasus Proyek Fiktif
Untuk diketahui, KPK sedang menyidik kasus baru terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bima. KPK mengakui sudah menetapkan sedikitnya satu orang sebagai tersangka.
"Hari ini, bertempat di Polda NTB, tim penyidik menjadwalkan pemanggilan dan pemeriksaan saksi-saksi, di antaranya Eliya alias Ellya (swasta/istri Walikota Bima)," kata Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri melalui pesan singkatnya, Jumat (8/9/2023).
Selain Eliya, penyidik juga memanggil empat saksi lainnya adalah tiga Pegawai Negeri Sipil (PNS) Jikrullah; Ririn Kurniawati; dan Salahuddin, serta mantan Pegawai PT Aldira Berkah Abadi Makmur, Eka Putri Noviyanti. Belum diketahui apa yang ingin didalami penyidik dari keterangan para saksi tersebut.
Baca juga: Jadi Tersangka, Wali Kota Bima Diduga Terjerat Kasus Kasus Proyek Fiktif
Untuk diketahui, KPK sedang menyidik kasus baru terkait dugaan korupsi pengadaan barang dan jasa serta penerimaan gratifikasi di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bima. KPK mengakui sudah menetapkan sedikitnya satu orang sebagai tersangka.
Lihat Juga :