DPD Minta POP Dihentikan Sementara

Jum'at, 31 Juli 2020 - 16:25 WIB
loading...
DPD Minta POP Dihentikan...
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fahira Idris mengatakan permintaan maaf ini sebaiknya diikuti dengan evaluasi total dan komprehensif mengenai POP. FOTO/DOK.SINDOnews
A A A
JAKARTA - Permintaan maaf Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim kepada Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah, dan Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) terkait kisruh Program Organisasi Penggerak (POP) diapresiasi banyak pihak.

Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Fahira Idris mengatakan permintaan maaf ini sebaiknya diikuti dengan evaluasi total dan komprehensif mengenai POP. "Agar evaluasi berjalan efektif, program ini idealnya dihentikan dulu untuk sementara," katanya, Jumat (31/7/2020).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) harus mempelajari poin-poin keberatan yang disampaikan NU, Muhammadiyah, dan PGRI. Fahira menilai keberatan ketiga organisasi itu bukan hanya terkait Sampoerna dan Tanoto Foundation saja.(Baca juga: Bertemu Kemendikbud, KPK Beri Catatan Khusus Terkait POP )

"Namun, semua sisi program mulai dari konsep, kriteria atau standar kelayakan organisasi, proses seleksi, penetapan peserta POP, prioritas anggaran, hingga sosialisasi. Kemendikbud sepertinya memang perlu melakukan penyempurnaan semua sisi POP," katanya.

Senator asal DKI Jakarta itu mengungkapkan evaluasi dan penyempurnaan ini agar POP bisa benar-benar dapat dirasakan rakyat, terutama anak-anak Indonesia. "Karena POP ini sebuah terobosan dan program yang strategis ditambah dengan gelontoran dana yang cukup besar, semua tahapan harus sempurna dan tidak boleh ada celah," ujarnya.

Kemendikbud perlu membuka ruang dialog dan menerima banyak masukan dari semua pemangku kepentingan dunia pendidikan. Kisruh POP ini harus diambil hikmahnya. Kritikan tajam dari organisasi-organisasi besar, seperti NU dan Muhammadiyah ini, bisa menjadi bahan untuk memperbaiki program.(Baca juga: Muhammadiyah: Nadiem Makarim Minta Maaf Secara Langsung )

POP ini sebenarnya memiliki tujuan yang baik. Kemendikbud ingin meningkatkan kualitas guru dan kepala sekolah melalui pelatihan-pelatihan. Diharapkan akan terjadi efek domino terhadap peningkatan kualitas pembelajaran kepada para siswa-siswi Indonesia.
(abd)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPD RI Gelar DPD Award...
DPD RI Gelar DPD Award 2025 Perdana, Sultan Najamudin: Saatnya Temukan Pahlawan Lokal di Daerah
Ribuan Kantong Darah...
Ribuan Kantong Darah Terkumpul, Aksi DPD RI Selaras Asta Cita Presiden Prabowo
Kejagung Buka Peluang...
Kejagung Buka Peluang Periksa Eks Mendikbud di Kasus Korupsi Pengadaan Laptop
Bukan dengan Paksaan,...
Bukan dengan Paksaan, Tetapi dengan Cahaya: Mendidik untuk Masa Depan yang Lebih Cerah
Ketua DPD Tekankan Pentingnya...
Ketua DPD Tekankan Pentingnya Kerja Sama Bareng Ombudsman
Demi Kemandirian Bangsa,...
Demi Kemandirian Bangsa, Dana Padanan Kedaireka Dukung Inovasi Kendaraan Listrik
Membedah Chromebook...
Membedah Chromebook Pilihan Nadiem dan Perbandingannya dengan Pasar
Anggota DPR: Hardiknas...
Anggota DPR: Hardiknas Momentum Pemerataan Akses dan Kualitas Pendidikan di Sumbar
Efisien dan Tepat Sasaran:...
Efisien dan Tepat Sasaran: Mekanisme Tunjangan Langsung ke Rekening, Banjir Pujian Para Guru
Rekomendasi
Campus League dan Universitas...
Campus League dan Universitas Pelita Harapan Jalin Kerja Sama Majukan Ekosistem Olahraga
Soroti Pelemahan Rupiah,...
Soroti Pelemahan Rupiah, BADKO HMI Jatim Dorong Evaluasi Kebijakan Moneter
Dokter Ungkap Cara Lepas...
Dokter Ungkap Cara Lepas dari Obat Darah Tinggi, Begini Caranya!
Berita Terkini
Relawan Sebut Prabowo...
Relawan Sebut Prabowo Sedang Memimpin Perang Besar Melawan Mafia Ekonomi dan SDA
Ajakan Tobat Ekologis...
Ajakan Tobat Ekologis Menteri Jumhur Sangat Tepat dan Relevan
KPK Sebut Penerimaan...
KPK Sebut Penerimaan Murid Baru Masih Dibayangi Pungli
Ditetapkan Tersangka...
Ditetapkan Tersangka oleh KPK, Bupati Cilacap Syamsul Ajukan Praperadilan
Langkah Berani Kejagung...
Langkah Berani Kejagung Sentuh Korupsi MBG Jadi Sinyal Kuat Penegakan Hukum Tanpa Impunitas
Cegah Kasus Korupsi...
Cegah Kasus Korupsi di BGN Terulang, Saut Situmorang Beri Saran Ini ke Nanik Deyang
Infografis
Rakyat Swiss Minta Pembelian...
Rakyat Swiss Minta Pembelian 36 Jet Tempur F-35 AS Dibatalkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved