Rommy PPP: Ganjar Satu-satunya Capres yang Punya Pengalaman Lengkap
Sabtu, 02 September 2023 - 09:23 WIB
loading...
A
A
A
Menurut dia, fondasi yang dibangun Presiden Jokowi merupakan pencapaian dan bekal kuat yang harus dilanjutkan serta dipercepat oleh penerusnya. Dia optimistis Indonesia bisa bertransformasi menuju negara maju.
Selama dua periode, pemerintahan Presiden Jokowi, yang merupakan kader PDIP berhasil melakukan terobosan yang signifikan. Di bidang infrastruktur, Jokowi telah membangun jalan nasional yang sebelumnya tercatat 46.432 kilometer pada 2014, menjadi 47.817 km pada 2022. Hal itu, berarti selama delapan tahun bertambah 1.385 km. Baca juga: Pesan Ganjar Pranowo ke Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana: Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi
Sementara jalan tol dari sebelumnya 1.500 km pada 2014 menjadi 2.499 km pada tahun lalu. Capaian itu belum termasuk penambahan pembangunan jalan provinsi, kabupaten, dan jalan desa yang meningkat signifikan. Selain itu, Jokowi telah mewujudkan swasembada pangan dengan konsisten memproduksi beras sebanyak 31,3 ton pada 2019 hingga 2021.
“Saya harus satset memperluas konektivitas dan integrasi domestik yang kuat dan efisien. Baik konektivitas laut, darat, dan udara, konektivitas perdesaan dan perkotaan, konektivitas Indonesia bagian barat, tengah, dan timur serta pembangunan kawasan khusus,” ujarnya.
Selama dua periode, pemerintahan Presiden Jokowi, yang merupakan kader PDIP berhasil melakukan terobosan yang signifikan. Di bidang infrastruktur, Jokowi telah membangun jalan nasional yang sebelumnya tercatat 46.432 kilometer pada 2014, menjadi 47.817 km pada 2022. Hal itu, berarti selama delapan tahun bertambah 1.385 km. Baca juga: Pesan Ganjar Pranowo ke Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana: Mboten Korupsi, Mboten Ngapusi
Sementara jalan tol dari sebelumnya 1.500 km pada 2014 menjadi 2.499 km pada tahun lalu. Capaian itu belum termasuk penambahan pembangunan jalan provinsi, kabupaten, dan jalan desa yang meningkat signifikan. Selain itu, Jokowi telah mewujudkan swasembada pangan dengan konsisten memproduksi beras sebanyak 31,3 ton pada 2019 hingga 2021.
“Saya harus satset memperluas konektivitas dan integrasi domestik yang kuat dan efisien. Baik konektivitas laut, darat, dan udara, konektivitas perdesaan dan perkotaan, konektivitas Indonesia bagian barat, tengah, dan timur serta pembangunan kawasan khusus,” ujarnya.
(poe)
Lihat Juga :