Guru Botaki Belasan Siswi SMP di Lamongan, Partai Perindo: Setop Kekerasan di Sekolah
Jum'at, 01 September 2023 - 22:16 WIB
loading...
A
A
A
"Oleh karena itu, pendampingan secara psikologis diperlukan untuk memastikan bahwa anak-anak tersebut dapat kembali mengikuti pembelajaran secara normal kembali," jelas Ike yang merupakan mantan news anchor itu.
Selain itu, Partai Perindo juga meminta pihak sekolah dan Dinas Pendidikan setempat untuk memberikan teguran dan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
"Jika memberikan teguran dan hukuman menggunakan kekerasan, justru akan menyebabkan trauma terhadap anak. Oleh karena itu, diperlukan tindakan-tindakan humanis dalam memberikan hukuman," pungkasnya.
Baca juga: Dukung Sikap MUI soal Kontroversi Soju Halal, Partai Perindo Minta Produsen Bersikap Jujur
Diberitakan sebelumnya, baru-baru ini viral di media sosial seorang guru SMPN I Sukodadi, Lamongan tega membotaki rambut 19 siswinya karena tidak memakai ciput. Akibat perbuatannya ini, sejumlah wali siswa memprotes keras. Bahkan, mereka menuntut supaya guru tersebut dipecat secara tidak hormat.
Selain itu, Partai Perindo juga meminta pihak sekolah dan Dinas Pendidikan setempat untuk memberikan teguran dan sanksi sesuai dengan peraturan yang berlaku.
"Jika memberikan teguran dan hukuman menggunakan kekerasan, justru akan menyebabkan trauma terhadap anak. Oleh karena itu, diperlukan tindakan-tindakan humanis dalam memberikan hukuman," pungkasnya.
Baca juga: Dukung Sikap MUI soal Kontroversi Soju Halal, Partai Perindo Minta Produsen Bersikap Jujur
Diberitakan sebelumnya, baru-baru ini viral di media sosial seorang guru SMPN I Sukodadi, Lamongan tega membotaki rambut 19 siswinya karena tidak memakai ciput. Akibat perbuatannya ini, sejumlah wali siswa memprotes keras. Bahkan, mereka menuntut supaya guru tersebut dipecat secara tidak hormat.
(kri)
Lihat Juga :