Jakarta Plurilateral Dialogue 2023 Lahirkan Komitmen Perangi Intoleran
Rabu, 30 Agustus 2023 - 22:12 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Tuah Indonesia Stop Islamofobia di Eropa
JDP digelar Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan Kementerian Agama (Kemenag). Kegiatan ini dihadiri para tokoh agama, aktivis HAM, perwakilan Kedubes 64 negara, FKUB 34 provinsi, para penyuluh agama, dan para akademisi dari berbagai negara.
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Al Makin menilai knowledge sharing agama menjadi hal yang penting untuk melahirkan sikap toleran. "Knowledge sharing atau berbagi pengetahuan tentang agama sendiri kepada orang lain; satu tentang ritual, dua tentang doktrin, tiga tentang kebahagiaan dan empat tentang tradisi, itu sangat penting," kata Al Makin.
Konwledge sharing ini, kata dia, menghasilkan tiga sikap. Pertama adalah pertemuan, kedua persahabatan dan ketiga adalah kerja sama atau kolaborasi. Namun demikian, menurut Al Makin, knowledge sharing atau berbagi pengetahuan tentang agama di Indonesia masih sangat minim baik antar para mahasiswa maupun para siswa. "Itu sangat sedikit sekali pengetahuan tentang agama lain, " katanya
JDP digelar Kantor Staf Presiden (KSP), Kementerian Luar Negeri (Kemlu) dan Kementerian Agama (Kemenag). Kegiatan ini dihadiri para tokoh agama, aktivis HAM, perwakilan Kedubes 64 negara, FKUB 34 provinsi, para penyuluh agama, dan para akademisi dari berbagai negara.
Rektor Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Kalijaga, Yogyakarta, Al Makin menilai knowledge sharing agama menjadi hal yang penting untuk melahirkan sikap toleran. "Knowledge sharing atau berbagi pengetahuan tentang agama sendiri kepada orang lain; satu tentang ritual, dua tentang doktrin, tiga tentang kebahagiaan dan empat tentang tradisi, itu sangat penting," kata Al Makin.
Konwledge sharing ini, kata dia, menghasilkan tiga sikap. Pertama adalah pertemuan, kedua persahabatan dan ketiga adalah kerja sama atau kolaborasi. Namun demikian, menurut Al Makin, knowledge sharing atau berbagi pengetahuan tentang agama di Indonesia masih sangat minim baik antar para mahasiswa maupun para siswa. "Itu sangat sedikit sekali pengetahuan tentang agama lain, " katanya
(cip)
Lihat Juga :