Perindo Satu-satunya Partai yang Concern Terhadap Kelestarian Hutan dan Lingkungan
Rabu, 30 Agustus 2023 - 20:21 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: Ditjen Gakkum KLHK Komitmen Lindungi Hutan dan Lingkungan Hidup dari Kerusakan
Selain itu, Transtoto juga mengungkapkan, Partai Perindo satu-satunya partai yang cukup concern dengan masalah hutan di Indonesia. Hal tersebut terbukti dengan adanya bagian khusus di Partai Perindo yang menangani masalah hutan dan lingkungan. “Kemudian Partai Perindo memiliki kecintaan kepada hutan. Ada orang yang menangani hutan dan lingkungan di Perindo. Di partai yang lain nggak ada,” ungkapnya.
Transtoto menyayangkan, banyak berbagai pihak yang bukannya concern dengan pelestarian hutan di Tanah Air, justru malah menjadikan hutan sebagai harta karun yang dibabat habis. “Orang lain melihat hutan itu menjadi semacam harta karun, sehingga munculah orang kaya-kaya dari hutan, orang kaya di hutan, rusaklah semua sekarang,” tuturnya.
Padahal, menurut Transtoto, Indonesia merupakan salah satu negara dengan hutan yang cukup luas. Bahkan, negara kita menempati urutan ketiga sebagai pemilik hutan terbesar di dunia setelah Brazil dan Kongo. Mirisnya, hal ini justru berbanding terbalik dengan kondisi hutan kita. Pasalnya, Indonesia menjadi negara dengan kerusakan hutan yang terparah di dunia.
“Hutan kita sekarang kondisinya tidak bagus. Indonesia menjadi negara nomor 3 sebagai paru-paru dunia, tetapi kerusakannya nomor satu dunia. Jadi sempat 2 juta koma sekian per tahun,” ungkapnya.
Selain itu, Transtoto juga mengungkapkan, Partai Perindo satu-satunya partai yang cukup concern dengan masalah hutan di Indonesia. Hal tersebut terbukti dengan adanya bagian khusus di Partai Perindo yang menangani masalah hutan dan lingkungan. “Kemudian Partai Perindo memiliki kecintaan kepada hutan. Ada orang yang menangani hutan dan lingkungan di Perindo. Di partai yang lain nggak ada,” ungkapnya.
Transtoto menyayangkan, banyak berbagai pihak yang bukannya concern dengan pelestarian hutan di Tanah Air, justru malah menjadikan hutan sebagai harta karun yang dibabat habis. “Orang lain melihat hutan itu menjadi semacam harta karun, sehingga munculah orang kaya-kaya dari hutan, orang kaya di hutan, rusaklah semua sekarang,” tuturnya.
Padahal, menurut Transtoto, Indonesia merupakan salah satu negara dengan hutan yang cukup luas. Bahkan, negara kita menempati urutan ketiga sebagai pemilik hutan terbesar di dunia setelah Brazil dan Kongo. Mirisnya, hal ini justru berbanding terbalik dengan kondisi hutan kita. Pasalnya, Indonesia menjadi negara dengan kerusakan hutan yang terparah di dunia.
“Hutan kita sekarang kondisinya tidak bagus. Indonesia menjadi negara nomor 3 sebagai paru-paru dunia, tetapi kerusakannya nomor satu dunia. Jadi sempat 2 juta koma sekian per tahun,” ungkapnya.
(cip)
Lihat Juga :