Horas! Sederet Jenderal TNI Marga Harahap Berkarier Cemerlang
Selasa, 29 Agustus 2023 - 06:04 WIB
loading...
A
A
A
Pada Juni 2022, dia tercatat menjabat Liaison Officer (LO) Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB).
Baca juga: Prabowo Puji Orang Batak Rata-rata Jagoan: Ada TB Simatupang hingga Luhut Binsar Pandjaitan
![Horas! Sederet Jenderal TNI Marga Harahap Berkarier Cemerlang]()
Foto: Tangkapan layar YouTube Diaspora Indonesia
Pria kelahiran 11 Agustus 1959, Padang, Sumatera Barat ini menjabat Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk Nigeria. Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantiknya sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Republik Federal Nigeria di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 21 Maret 2019.
Di dunia militer, berbagai jabatan strategis pernah diemban oleh Purnawirawan TNI AU Bintang 2. Salah satunya adalah Danskadron 464/Paskhas (1997-1999).
Lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) TNI 1982 dari kecabangan Korps Pasukan Khas (Paskhas) ini juga pernah menjadi Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan (Unhan). Selanjutnya, Wakil Rektor Bidang III Kerja Sama Unhan.
Lalu, Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU). Setelah itu, Wakil Komandan Sekolah Kajian Pertahanan dan Strategis (SKPS). Berikutnya adalah Komandan Sekolah Kajian Pertahanan dan Strategi (SKPS) Universitas Pertahanan.
Beberapa jabatan lainnya yang pernah dipercayakan kepadanya adalah Pa Sahli Tk.III Bidang Jahrit Panglima TNI dan Koorsahli KSAU (2015). Setelah pensiun di militer, dia terjun ke dunia politik dan bergabung ke Partai Golkar.
![Horas! Sederet Jenderal TNI Marga Harahap Berkarier Cemerlang]()
Panglima Koarmatim Laksda TNI S.M.Darojatim (tengah) bersalam komando dengan Komandan Lantamal VIII/Manado Laksamana Pertama TNI Sulaeman Bandjar Nahor (kanan) dan pejabat lama Laksamana Pertama TNI Raja Morni Harahap (kiri), Selasa (28/10/2014). Foto: Dok SINDOnews
Pria kelahiran 15 Maret 1959, Padang Sidempuan, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara ini merupakan alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXVIII/tahun 1983. Jabatan terakhir Purnawirawan TNI AL Bintang 1 ini adalah Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL).
Berbagai jabatan strategis di militer pernah dia emban, salah satunya adalah Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim). Selanjutnya, Komandan Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Timur (Guspurlatim) pada 2008.
Pada 2009, dia dipercaya menjabat Kepala Staf Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil). Beberapa jabatan lainnya adalah Dirlat Kodiklat TNI (2010), Dirum Kodiklat TNI (2012), Komandan Lantamal VIII/Manado (2013), dan Dirwilhan Ditjen Strahan Kemhan (2014).
![Horas! Sederet Jenderal TNI Marga Harahap Berkarier Cemerlang]()
Foto: Dok Facebook Gallery Foto Pramuka
Pria kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara pada 21 April 1928 pernah menjadi Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indonesia masa bakti 1998-2003. Karier militernya diawali sebagai Pelatih Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Agustus 1945 - 30 Desember 1945.
Selanjutnya, dia pernah menjabat Dan Seksi Divisi X berpangkat Letda Inf pada periode 1 Juli 1946 - 30 Desember 1947. Lalu, menjadi Dan Ki Resimen I berpangkat Lettu Inf pada 31 Desember 1947 hingga 19 Desember 1948.
Baca juga: Prabowo Puji Orang Batak Rata-rata Jagoan: Ada TB Simatupang hingga Luhut Binsar Pandjaitan
3. Marsekal Muda (Marsda) TNI (Purn) Usra Hendra Harahap

Foto: Tangkapan layar YouTube Diaspora Indonesia
Pria kelahiran 11 Agustus 1959, Padang, Sumatera Barat ini menjabat Duta Besar (Dubes) Republik Indonesia (RI) untuk Nigeria. Presiden Joko Widodo (Jokowi) melantiknya sebagai Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh RI untuk Republik Federal Nigeria di Istana Negara, Jakarta, Kamis, 21 Maret 2019.
Di dunia militer, berbagai jabatan strategis pernah diemban oleh Purnawirawan TNI AU Bintang 2. Salah satunya adalah Danskadron 464/Paskhas (1997-1999).
Lulusan Akademi Angkatan Udara (AAU) TNI 1982 dari kecabangan Korps Pasukan Khas (Paskhas) ini juga pernah menjadi Dekan Fakultas Strategi Pertahanan Universitas Pertahanan (Unhan). Selanjutnya, Wakil Rektor Bidang III Kerja Sama Unhan.
Lalu, Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Udara (KSAU). Setelah itu, Wakil Komandan Sekolah Kajian Pertahanan dan Strategis (SKPS). Berikutnya adalah Komandan Sekolah Kajian Pertahanan dan Strategi (SKPS) Universitas Pertahanan.
Beberapa jabatan lainnya yang pernah dipercayakan kepadanya adalah Pa Sahli Tk.III Bidang Jahrit Panglima TNI dan Koorsahli KSAU (2015). Setelah pensiun di militer, dia terjun ke dunia politik dan bergabung ke Partai Golkar.
4. Laksamana Pertama (Laksma) TNI (Purn) Raja Morni Harahap

Panglima Koarmatim Laksda TNI S.M.Darojatim (tengah) bersalam komando dengan Komandan Lantamal VIII/Manado Laksamana Pertama TNI Sulaeman Bandjar Nahor (kanan) dan pejabat lama Laksamana Pertama TNI Raja Morni Harahap (kiri), Selasa (28/10/2014). Foto: Dok SINDOnews
Pria kelahiran 15 Maret 1959, Padang Sidempuan, Tapanuli Selatan, Sumatera Utara ini merupakan alumnus Akademi Angkatan Laut (AAL) angkatan ke-XXVIII/tahun 1983. Jabatan terakhir Purnawirawan TNI AL Bintang 1 ini adalah Staf Khusus Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KSAL).
Berbagai jabatan strategis di militer pernah dia emban, salah satunya adalah Asisten Perencanaan dan Anggaran (Asrena) Panglima Komando Armada RI Kawasan Timur (Pangarmatim). Selanjutnya, Komandan Gugus Tempur Laut Komando Armada RI Kawasan Timur (Guspurlatim) pada 2008.
Pada 2009, dia dipercaya menjabat Kepala Staf Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil). Beberapa jabatan lainnya adalah Dirlat Kodiklat TNI (2010), Dirum Kodiklat TNI (2012), Komandan Lantamal VIII/Manado (2013), dan Dirwilhan Ditjen Strahan Kemhan (2014).
5. Letnan Jenderal (Letjen) TNI (Purn) Abdul Rivai Harahap

Foto: Dok Facebook Gallery Foto Pramuka
Pria kelahiran Pematang Siantar, Sumatera Utara pada 21 April 1928 pernah menjadi Ketua Kwartir Nasional Gerakan Pramuka Indonesia masa bakti 1998-2003. Karier militernya diawali sebagai Pelatih Tentara Keamanan Rakyat (TKR) Agustus 1945 - 30 Desember 1945.
Selanjutnya, dia pernah menjabat Dan Seksi Divisi X berpangkat Letda Inf pada periode 1 Juli 1946 - 30 Desember 1947. Lalu, menjadi Dan Ki Resimen I berpangkat Lettu Inf pada 31 Desember 1947 hingga 19 Desember 1948.
Lihat Juga :