PBNU Puji Langkah KSAD Dudung Boyong Para Jenderal TNI AD ke Papua
Jum'at, 25 Agustus 2023 - 16:02 WIB
loading...
Ketua PBNU, KH Ahmad Fahrur Rozi memberikan apresiasi kepada KSAD Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang memboyong sejumlah Jenderal TNI AD ke Papua. Foto/MPI
A
A
A
JAKARTA - Ketua Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) , KH Ahmad Fahrur Rozi (Gus Fahrur) memberikan apresiasi kepada Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) Jenderal TNI Dudung Abdurachman yang memboyong sejumlah Jenderal TNI AD ke Papua. KSAD Dudung dinilai memiliki komitmen untuk menyelesaikan problematika di Papua.
“Pak Dudung sebenarnya sudah punya komitmen yang bagus. Dia dekat dengan prajurit dan rakyat. Kita mengapresiasi beliau. Kita berharap TNI AD hadir ke Papua untuk memberi solusi,” ujar Gus Fahrur saat dihubungi, Jumat (25/8/2023).
Baca juga: Resmikan Tugu Panzer Anoa di PIK 2, KSAD: Ciri Khas Perjuangan dan Kebanggaan
Menurut Gus Fahrur, kedekatan KSAD Dudung dengan prajurit TNI dan menjadi pelindung rakyat adalah jenderal sejati yang patut dicontoh dan didukung semua kalangan. Sebab hal yang dilakukan mantan Pangkostrad tersebut adalah untuk menjaga keamanan karena Papua adalah bagian dari Indonesia.
“Itu sangat bagus sekali bahwasannya Papua bagian dari Indonesia. Jadi prajurit di sana harus tetap waspada untuk keamanan. Dan saya kira langkah Pak Dudung untuk terus menjadi pelindung rakyat dalam menjalankan tugas termasuk di Papua, itu merupakan tugas mulia dan itu pendekatan yang humanis. Datang ke sana supaya agar masalah ini bisa segera diselasaikan,” tuturnya.
“Pak Dudung sebenarnya sudah punya komitmen yang bagus. Dia dekat dengan prajurit dan rakyat. Kita mengapresiasi beliau. Kita berharap TNI AD hadir ke Papua untuk memberi solusi,” ujar Gus Fahrur saat dihubungi, Jumat (25/8/2023).
Baca juga: Resmikan Tugu Panzer Anoa di PIK 2, KSAD: Ciri Khas Perjuangan dan Kebanggaan
Menurut Gus Fahrur, kedekatan KSAD Dudung dengan prajurit TNI dan menjadi pelindung rakyat adalah jenderal sejati yang patut dicontoh dan didukung semua kalangan. Sebab hal yang dilakukan mantan Pangkostrad tersebut adalah untuk menjaga keamanan karena Papua adalah bagian dari Indonesia.
“Itu sangat bagus sekali bahwasannya Papua bagian dari Indonesia. Jadi prajurit di sana harus tetap waspada untuk keamanan. Dan saya kira langkah Pak Dudung untuk terus menjadi pelindung rakyat dalam menjalankan tugas termasuk di Papua, itu merupakan tugas mulia dan itu pendekatan yang humanis. Datang ke sana supaya agar masalah ini bisa segera diselasaikan,” tuturnya.
Lihat Juga :