Jenderal Polisi Pecah Bintang 3 Belum Genap Setahun, Nomor 2 Peraih Adhi Makayasa Akpol 1991
Jum'at, 25 Agustus 2023 - 06:00 WIB
loading...
Komjen Pol Fadil Imran (kiri) bersama dua perwira tinggi Polri lainnya menerima kenaikan pangkat setingkat lebih tinggi dalam upacara di Rupatama Mabes Polri, Jakarta, Selasa (11/4/2023). FOTO/ANTARA/HO-Divisi Humas Polri
A
A
A
JAKARTA - Sejumlah jenderal polisi pecah bintang 3 belum genap setahun. Salah satu di antaranya merupakan teman seangkatan Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo, peraih Adhi Makayasa Akademi Kepolisian (Akpol) 1991.
Jenderal polisi bintang 3 merujuk pada Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol), pangkat perwira tinggi di Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Pangkat ini setara dengan Letnan Jenderal (Letjen), Laksamana Madya (Laksdya), dan Marsekal Madya (Marsdya) pada kepangkatan militer Indonesia.
Istilah Komjen Pol baru digunakan setelah 2001 atau setelah pemisahan TNI dan Polri. Sebelumnya, jenderal polisi bintang 3 disebut Letnan Jenderal Polisi.
Baca juga: Mutasi Polri Juni 2023, Tiga Jenderal Polisi Bintang 3 Emban Jabatan Baru
Lalu siapa saja jenderal polisi pecah bintang 3 belum genap setahun? Berikut ini daftarnya:
![Jenderal Polisi Pecah Bintang 3 Belum Genap Setahun, Nomor 2 Peraih Adhi Makayasa Akpol 1991]()
FOTO/DOK.POLRI
Jenderal polisi pecah bintang belum genap setahun yang pertama adalah Komjen Pol Fadil Imran. Perwira tinggi (pati) Polri kelahiran Ujung Pandang, 14 Agutus 1968 itu menjabat Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri sejak 27 Maret 2023.
Promosi Fadil Imran menjadi Kabaharkam Polri didasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor:ST/713/III/KEP./2023. Lulusan Akpol 1991 ini menggantikan Komjen Arief Sulistyanto yang pensiun.
Dalam riwayat kariernya, Fadil Imran lama bertugas di DKI Jakarta. Beberapa jabatan yang pernah ia emban antara lain, Wakasat Sabhara Polres Metro Jakarta Barat, Kapolsek Metro Cengkareng (1999), Kapolsek Metro Tanah Abang (2002), Kasat III Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2008), Kapolres KP3 Tanjung Priok (2008), Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2009), dan Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri (2011).
Fadil Imran sempat bertugas sebagai Dirreskrimum Polda Kepulauan Riau. Namun pada 2013, ia kembali ditarik ke Ibu Kota menjadi Kapolres Metro Jakarta Barat. Selanjutnya ia menjabat Anjak Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2015), Dirreskrimsus Polda Metro Jaya (2016), Wadirtipideksus Bareskrim Polri (2016), Dirtipidsiber Bareskrim Polri (2017), Dirtipidter Bareskrim Polri (2018), danSahlisosbud Kapolri (2019).
Pada 2020, Fadil Imran dipromosikan menjadi Kapolda Jawa Timur. Namun di tahun yang sama, ia kembali ditarik ke Ibu Kota menjadi Kapolda Metro Jaya. Cukup lama polisi yang berpengalaman di bidang reserse ini memimpin Polda Metro, hingga pada Maret 2023 lalu dipromosikan menjadi Kabaharkam Polri.
![Jenderal Polisi Pecah Bintang 3 Belum Genap Setahun, Nomor 2 Peraih Adhi Makayasa Akpol 1991]()
FOTO/IST/WIKIPEDIA
Jenderal polisi pecah bintang 3 belum genap setahun selanjutnya adalah Komjen Pol Wahyu Widada. Polisi kelahiran Sleman, DIY, 11 September 1969 ini menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri sejak 3 Juli 2023.
Jenderal polisi bintang 3 merujuk pada Komisaris Jenderal Polisi (Komjen Pol), pangkat perwira tinggi di Kepolisian Republik Indonesia (Polri). Pangkat ini setara dengan Letnan Jenderal (Letjen), Laksamana Madya (Laksdya), dan Marsekal Madya (Marsdya) pada kepangkatan militer Indonesia.
Istilah Komjen Pol baru digunakan setelah 2001 atau setelah pemisahan TNI dan Polri. Sebelumnya, jenderal polisi bintang 3 disebut Letnan Jenderal Polisi.
Baca juga: Mutasi Polri Juni 2023, Tiga Jenderal Polisi Bintang 3 Emban Jabatan Baru
Lalu siapa saja jenderal polisi pecah bintang 3 belum genap setahun? Berikut ini daftarnya:
1. Komjen Pol Mohammad Fadil Imran

FOTO/DOK.POLRI
Jenderal polisi pecah bintang belum genap setahun yang pertama adalah Komjen Pol Fadil Imran. Perwira tinggi (pati) Polri kelahiran Ujung Pandang, 14 Agutus 1968 itu menjabat Kepala Badan Pemelihara Keamanan (Kabaharkam) Polri sejak 27 Maret 2023.
Promosi Fadil Imran menjadi Kabaharkam Polri didasarkan Surat Telegram Kapolri Nomor:ST/713/III/KEP./2023. Lulusan Akpol 1991 ini menggantikan Komjen Arief Sulistyanto yang pensiun.
Dalam riwayat kariernya, Fadil Imran lama bertugas di DKI Jakarta. Beberapa jabatan yang pernah ia emban antara lain, Wakasat Sabhara Polres Metro Jakarta Barat, Kapolsek Metro Cengkareng (1999), Kapolsek Metro Tanah Abang (2002), Kasat III Ditreskrimum Polda Metro Jaya (2008), Kapolres KP3 Tanjung Priok (2008), Wadirreskrimum Polda Metro Jaya (2009), dan Kasubdit IV Dittipidum Bareskrim Polri (2011).
Fadil Imran sempat bertugas sebagai Dirreskrimum Polda Kepulauan Riau. Namun pada 2013, ia kembali ditarik ke Ibu Kota menjadi Kapolres Metro Jakarta Barat. Selanjutnya ia menjabat Anjak Madya Bidang Pidum Bareskrim Polri (2015), Dirreskrimsus Polda Metro Jaya (2016), Wadirtipideksus Bareskrim Polri (2016), Dirtipidsiber Bareskrim Polri (2017), Dirtipidter Bareskrim Polri (2018), danSahlisosbud Kapolri (2019).
Pada 2020, Fadil Imran dipromosikan menjadi Kapolda Jawa Timur. Namun di tahun yang sama, ia kembali ditarik ke Ibu Kota menjadi Kapolda Metro Jaya. Cukup lama polisi yang berpengalaman di bidang reserse ini memimpin Polda Metro, hingga pada Maret 2023 lalu dipromosikan menjadi Kabaharkam Polri.
2. Komjen Pol Wahyu Widada

FOTO/IST/WIKIPEDIA
Jenderal polisi pecah bintang 3 belum genap setahun selanjutnya adalah Komjen Pol Wahyu Widada. Polisi kelahiran Sleman, DIY, 11 September 1969 ini menjabat Kepala Badan Reserse Kriminal (Kabareskrim) Polri sejak 3 Juli 2023.
Lihat Juga :