Partai Perindo Dukung Tindakan Tegas Satgas KLHK terhadap Penjahat Lingkungan
Kamis, 24 Agustus 2023 - 23:11 WIB
loading...
Juru Bicara Nasional Partai Perindo Yerry Tawalujan. FOTO/DOK.MPI
A
A
A
JAKARTA - Juru Bicara Nasional Partai Perindo Yerry Tawalujan menyambut baik dan mendukung tindakan tegas Satgas Pengendalian Pencemaran Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan ( KLHK ) terhadap perusak lingkungan yang menjadi penyebab polusi di wilayah Jabodetabek. Empat orang telah ditetapkan sebagai tersangka.
"Kami sangat mendukung tindakan tegas yang diambil Tim Satgas Pengendalian Pencemaran KLHK. Seharusnya sudah sejak dulu dilakukan tindakan tegas seperti ini terhadap tersangka perusak lingkungan. Karena kejahatan merusak lingkungan sama saja dengan kejahatan terhadap kemanusiaan," ujar Yerry kepada wartawan, Kamis (24/8/2023).
Yerry, yang akan maju sebagai Bacaleg DPR RI dari Dapil Sulawesi Utara ini menjelaskan, merusak lingkungan adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Pasalnya hal itu akan membahayakan kehidupan orang lain.
Baca juga: Kementerian LHK Diminta Segera Atasi Polusi Udara di Jabodetabek dan Kalimantan
"Jakarta telah menjadi kota paling berpolusi di dunia. Menurut data BMKG, indeks kualitas udara di Jakarta mencapai angka 172 dengan polutan utama PM 2,5 serta nilai konsentrasi 96,8 mikrogram per meter kubik. Ini menjadikan Jakarta sebagai kota beracun dan tidak sehat untuk didiami," jelas Yerry.
"Kami sangat mendukung tindakan tegas yang diambil Tim Satgas Pengendalian Pencemaran KLHK. Seharusnya sudah sejak dulu dilakukan tindakan tegas seperti ini terhadap tersangka perusak lingkungan. Karena kejahatan merusak lingkungan sama saja dengan kejahatan terhadap kemanusiaan," ujar Yerry kepada wartawan, Kamis (24/8/2023).
Yerry, yang akan maju sebagai Bacaleg DPR RI dari Dapil Sulawesi Utara ini menjelaskan, merusak lingkungan adalah kejahatan terhadap kemanusiaan. Pasalnya hal itu akan membahayakan kehidupan orang lain.
Baca juga: Kementerian LHK Diminta Segera Atasi Polusi Udara di Jabodetabek dan Kalimantan
"Jakarta telah menjadi kota paling berpolusi di dunia. Menurut data BMKG, indeks kualitas udara di Jakarta mencapai angka 172 dengan polutan utama PM 2,5 serta nilai konsentrasi 96,8 mikrogram per meter kubik. Ini menjadikan Jakarta sebagai kota beracun dan tidak sehat untuk didiami," jelas Yerry.
Lihat Juga :