Pesan DPR untuk Kapolri di AMMTC: Harus Ada Langkah Konkret Selesaikan Kejahatan Transnasional
Selasa, 22 Agustus 2023 - 23:07 WIB
loading...
Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta agar Kapolri dapat mendorong langkah penyelesaian yang konkret terhadap situasi ancaman kejahatan lintas negara di ASEAN. Foto/SINDOnews
A
A
A
LABUAN BAJO - Dalam ASEAN Ministerial Meeting on Transnational Crime (AMMTC) ke-17 yang dibuka Presiden Jokowi di Labuan Bajo, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo mengatakan kejahatan lintas negara tengah menjadi ancaman terbesar di kawasan ASEAN saat ini.
Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta agar Kapolri dapat mendorong langkah penyelesaian yang konkret terhadap situasi ancaman kejahatan lintas negara di ASEAN. Pasalnya, kasus lintas negara yang terjadi di negara-negara ASEAN sudah sangat meresahkan.
Baca juga: Kapolri: AMMTC Hasilkan Deklarasi Labuan Bajo Kerja Sama Berantas Kejahatan Lintas Negara
“Komisi III berharap, Kapolri dapat menjadi aktor utama yang mendorong munculnya langkah-langkah konkret dalam penyelesaian kejahatan di kawasan. Karena banyak isu keamanan lintas negara di ASEAN ini yang patut menjadi perhatian. Mulai dari narkoba, terorisme, penyelundupan, hingga yang sedang marak, TPPO,” ujar Sahroni kepada wartawan, Selasa (22/8/2023).
"Ini semua kan juga ranah pekerjaan kepolisian. Jadi Pak Kapolri harus perjuangkan agar jangan sampai Indonesia jadi sasaran kejahatan dari luar negeri," sambungnya.
Sahroni juga berharap agar negara-negara yang hadir dalam AMMTC bisa berkomitmen bersama untuk melakukan pemberantasan TPPO secara bahu-membahu.
Pasalnya, kata Sahroni, kasus TPPO akan sangat sulit diberantas sampai tuntas jika masing-masing negara masih melihat dengan tingkat urgensi yang berbeda.
Terkait hal tersebut, Wakil Ketua Komisi III DPR RI Ahmad Sahroni meminta agar Kapolri dapat mendorong langkah penyelesaian yang konkret terhadap situasi ancaman kejahatan lintas negara di ASEAN. Pasalnya, kasus lintas negara yang terjadi di negara-negara ASEAN sudah sangat meresahkan.
Baca juga: Kapolri: AMMTC Hasilkan Deklarasi Labuan Bajo Kerja Sama Berantas Kejahatan Lintas Negara
“Komisi III berharap, Kapolri dapat menjadi aktor utama yang mendorong munculnya langkah-langkah konkret dalam penyelesaian kejahatan di kawasan. Karena banyak isu keamanan lintas negara di ASEAN ini yang patut menjadi perhatian. Mulai dari narkoba, terorisme, penyelundupan, hingga yang sedang marak, TPPO,” ujar Sahroni kepada wartawan, Selasa (22/8/2023).
"Ini semua kan juga ranah pekerjaan kepolisian. Jadi Pak Kapolri harus perjuangkan agar jangan sampai Indonesia jadi sasaran kejahatan dari luar negeri," sambungnya.
Sahroni juga berharap agar negara-negara yang hadir dalam AMMTC bisa berkomitmen bersama untuk melakukan pemberantasan TPPO secara bahu-membahu.
Pasalnya, kata Sahroni, kasus TPPO akan sangat sulit diberantas sampai tuntas jika masing-masing negara masih melihat dengan tingkat urgensi yang berbeda.
Lihat Juga :