Polusi Udara Jakarta, Pemerintah Diminta Fokus Pemulihan Hutan dan Kawasan Hijau
Senin, 21 Agustus 2023 - 12:22 WIB
loading...
A
A
A
"Misalnya di tahun 2015 terparah, 2019 dan 2023," ucap Anggota DPR periode 2014-2019 ini.
Pada musim kemarau panjang, di Agustus 2023 ini ada jutaan hektare hutan di Kalimantan, Sumatera, bahkan Jawa Barat yang mengalami kekeringan dan akhirnya terbakar akibat gesekan ranting dan lain lain. Kebakaran itu terlihat dari titik nyala api berskala kecil, menengah dan hebat.
BHS mengatakan berdasarkan data Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), titik api kebakaran saat ini sudah lebih dari 4.000 titik di Indonesia. Terparah terjadi di wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan wilayah Sumatera Selatan serta Lampung.
"Akibatnya asap di wilayah tersebut sangat pekat jauh di atas wilayah Jabodebek. Bahkan sempat mengganggu penerbangan pada saat pesawat akan mendarat dan terbang," jelas mantan Ketua Komite Tetap Utilitas Umum KADIN bidang Infrastruktur tersebut.
Menurut BHS, akibat arah angin yang saat ini berhembus dari barat ke timur agak ke selatan, asap-asap dari Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera memenuhi wilayah Jabotabek dan kota-kota pesisir utara Pulau Jawa. Karena itu, walaupun saat hari libur pekerja, kantor, pabrik, sekolah, dan angkutan truk istirahat di wilayah Jakarta, tetapi udara di Ibu Kota tetap tertutup kabut asap.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) seharusnya dapat melakukan pencegahan kebakaran hutan dengan selalu menyiram hutan-hutan tropis saat musim kemarau panjang, sehingga hutan tetap sehat dan hijau.
Pada musim kemarau panjang, di Agustus 2023 ini ada jutaan hektare hutan di Kalimantan, Sumatera, bahkan Jawa Barat yang mengalami kekeringan dan akhirnya terbakar akibat gesekan ranting dan lain lain. Kebakaran itu terlihat dari titik nyala api berskala kecil, menengah dan hebat.
BHS mengatakan berdasarkan data Badan Metereologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), titik api kebakaran saat ini sudah lebih dari 4.000 titik di Indonesia. Terparah terjadi di wilayah Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Selatan, dan wilayah Sumatera Selatan serta Lampung.
"Akibatnya asap di wilayah tersebut sangat pekat jauh di atas wilayah Jabodebek. Bahkan sempat mengganggu penerbangan pada saat pesawat akan mendarat dan terbang," jelas mantan Ketua Komite Tetap Utilitas Umum KADIN bidang Infrastruktur tersebut.
Menurut BHS, akibat arah angin yang saat ini berhembus dari barat ke timur agak ke selatan, asap-asap dari Pulau Kalimantan dan Pulau Sumatera memenuhi wilayah Jabotabek dan kota-kota pesisir utara Pulau Jawa. Karena itu, walaupun saat hari libur pekerja, kantor, pabrik, sekolah, dan angkutan truk istirahat di wilayah Jakarta, tetapi udara di Ibu Kota tetap tertutup kabut asap.
Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) seharusnya dapat melakukan pencegahan kebakaran hutan dengan selalu menyiram hutan-hutan tropis saat musim kemarau panjang, sehingga hutan tetap sehat dan hijau.
Lihat Juga :