alexametrics

Penting Diperhatikan, Ini Protokol Kesehatan Salat Idul Adha

loading...
Penting Diperhatikan, Ini Protokol Kesehatan Salat Idul Adha
Sejumlah warga di Depok, Jawa Barat, menggelar salat Idul Fitri secara berjamaah di ruang terbuka dengan ketentuan hanya diperbolehkan bagi warga di satu RT saja. Foto/SINDOnews/Isra Triansyah
A+ A-
JAKARTA - Juru Bicara Satuan Tugas Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito mengungkapkan protokol kesehatan dalam rangka pelaksanaan salat Idul Adha aman dari Covid-19. Salah satunya yakni menghmbau anak-anak, lansia, juga orang dengan penyakit komorbid tidak melaksanakan Salat Idul Adha berjamaah di masjid.

Wiku mengimbau pengelola masjid menyiapkan petugas pengawas penerapan protokol kesehatan secara ketat. "Yang kedua membersihkan dan mendesinfeksi area salat. Yang ketiga mengatur dan membatasi akses keluar-masuk," kata Wiku di Media Center Satuan Tugas Penanganan Covid-19, Graha BNPB, Jakarta, Kamis (30/7/2020).

Berikutnya, yang keempat adalah menyediakan fasilitas cuci tangan pakai sabun dan hand sanitizer sebelum jamaah melakukan wudu. Memeriksa suhu tubuh jamaah di pintu masuk. Membatasi jarak minimal satu meter dengan tanda khusus. "Mempersingkat pelaksanaan salat dan khotbah sesuai rukun," tegasnya. (Baca juga: Bepergian Saat Pandemi Layaknya Keputusan Hidup dan Mati).

Selain itu, Wiku meminta pengelola masjid tidak mengumpulkan infak dengan mengedarkan kotak infak. Khususnya untuk jamaah, kata Wiku, mohon diperhatikan apabila melakukan salat Idul Adha secara berjamaah di tempat umum harus dalam kondisi sehat. "Membawa sajadah dan alat salat pribadi. Terus menggunakan masker, melakukan cuci tangan pakai sabun menggunakan atau menggunakan hand sanitizer." (Baca juga: JK Anjurkan Salat Idul Adha Dilaksanakan di Lapangan Cegah COVID-19).



Selain itu, Wiku pun mengimbau agar anak-anak, lanjut usia dan orang dengan penyakit bawaan tidak mengikuti salat berjamaah di masjid. "Khususnya untuk anak-anak, lanjut usia dan orang dengan penyakit bawaan dihimbau tidak mengikuti salat berjamaah," tegasnya.

Wiku pun menegaskan untuk selalu menjaga jarak antarjamaah minimal satu meter. "Tidak boleh ada kontak fisik berupa salaman, berpelukan setelah melakukan salat," katanya.
(zik)
Ikuti Kuis Berhadiah Puluhan Juta Rupiah di SINDOnews
preload video
TULIS KOMENTAR ANDA!
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak