Jokowi Ingatkan Masyarakat Hati-hati Pilih Pemimpin, Ini Alasannya

Minggu, 20 Agustus 2023 - 07:19 WIB
loading...
Jokowi Ingatkan Masyarakat...
Presiden Jokowi saat menghadiri Rakernas Gerakan Angkat Muda Kristen Indonesia (GAMKI) di Kota Medan, Sabtu (19/8/2023). Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) kerap mengingatkan masyarakat Indonesia untuk berhati-hati dalam memilih pemimpin. Sebab pemimpin ke depan mempunyai peran penting untuk mengubah Indonesia menjadi negara maju.

Kepemimpinan yang dimaksud utamanya pada tahun 2024, 2029, dan 2034. Pada tahun-tahun tersebut Indonesia bisa menggunakan potensinya untuk masuk dalam lima besar ekonomi terkuat.

Kata Jokowi, Indonesia berpotensi menjadi negara maju pada 13 tahun mendatang. Untuk itu, tahun 2024 menjadi sangat menentukan keluar dari negara berpendapatan menengah atau middle income trap.

“Kepemimpinan nasional di tahun 2024, 2029, 2034 itu sangat menentukan sekali negara ini terjebak dalam negara berpendapatan menegah atau middle income trap, atau bisa keluar menjadi negara maju,” ungkap Jokowi dalam sambutannya di acara Rakernas GAMKI, dikutip dari kanal YouTube Sekretariat Presiden, Sabtu (19/8/2023).

Baca Juga: Pesan Jokowi Jelang Pemilu 2024: Sebaiknya yang Menang Ajak yang Kalah

Menurut Jokowi, peluang untuk melompat menjadi negara maju akan berada pada 13 tahun mendatang. Sehingga Indonesia harus menggunakan potensinya untuk menjadi negara dengan ekonomi yang kuat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menggugat Ilusi Kapitalisme...
Menggugat Ilusi Kapitalisme Negara
Kunjungi ITB, Muhaimin:...
Kunjungi ITB, Muhaimin: Saatnya Indonesia Naik Kelas Jadi Negara Maju
Menuju Status Negara...
Menuju Status Negara Maju di Tengah Ketidakpastian Global
Mencari Realitas Indonesia...
Mencari Realitas Indonesia di Luar Jendela Gedung Tinggi: Ilusi Kemajuan RI
Pesan ke Generasi Muda,...
Pesan ke Generasi Muda, Wamendagri Bima: Indonesia di Titik Penentu Sejarah
HT: Masyarakat Naik...
HT: Masyarakat Naik Kelas Ekonominya, Negara Makin Cepat Maju
Jelajahi 197 Negara,...
Jelajahi 197 Negara, Peneliti Temukan Kesederhanaan Jadi Kunci Kebahagiaan
Kelas Menengah Terus...
Kelas Menengah Terus Menyusut, Mampukah RI Jadi Negara Maju di 2045?
Bank Dunia Nilai RI...
Bank Dunia Nilai RI Tak Bisa Jadi Negara Maju: Susah Keluar dari Middle Income Trap
Rekomendasi
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Dijadikan Ganti Rugi bagi Negara Arab, 3 Alasan Teheran Marah Besar!
24 Negara Pembeli Minyak...
24 Negara Pembeli Minyak Terbesar AS, Cek Posisi Indonesia
Iran Hentikan Serangan...
Iran Hentikan Serangan Balasan yang Menyakitkan ke Israel
Berita Terkini
Profesor Ahli Gizi dan...
Profesor Ahli Gizi dan Dokter Anak Bakal Direkrut sebagai Dewan Pengarah BGN
10 Orang Termasuk Bupati...
10 Orang Termasuk Bupati Edison Kena OTT KPK, Uang Ratusan Juta Disita
5 Jenderal dengan Karier...
5 Jenderal dengan Karier Paling Moncer hingga Menjadi Panglima TNI
Hery Susanto Diberhentikan...
Hery Susanto Diberhentikan Tidak Hormat dari Ketua Ombudsman, Mensesneg: Nanti Kita Tindak Lanjuti
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Siap Perjuangkan Kepastian Kerja dan Upah Layak
Eks Ketua Ombudsman...
Eks Ketua Ombudsman Hery Susanto Segera Disidang
Infografis
Hati-hati! Ini Bahaya...
Hati-hati! Ini Bahaya Konsumsi Jengkol, Bisa Merusak Ginjal
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved