PDIP Kemungkinan Sodorkan Puan Maharani ke Capres Terkuat
Kamis, 30 Juli 2020 - 09:41 WIB
loading...
Ketua DPR RI Puan Maharani. Foto/Dok SINDO
A
A
A
JAKARTA - Dua kader Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Ganjar Pranowo dan Puan Maharani disebut-sebut memiliki peluang dalam Pilpres 2024 . Apakah PDIP akan menduetkan keduanya?
Pakar hukum tata negara Refly Harun mengatakan, nama-nama tokoh yang sekarang masuk survei memang diprediksi bisa maju dalam Pilpres 2024. Dia mencontohkan nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ada pula nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, kemudian politikus Gerindra Sandiaga Uno dan Ketua DPR RI Puan Maharani.
Dia menambahkan, nama-nama tersebut punya kelebihan dan kelemahan. Misal, Ganjar didukung partai besar seperti PDIP. Namun, di PDIP juga ada nama Puan Maharani.
"(Peluang) Ganjar sangat tergantung pada Megawati. Sehebat apa pun dia, kalau Mega bilang tidak, ya tidak. Tapi, kalau Mega bilang iya, ada peluang. Nah untuk Mega bilang iya, rasanya dia harus nomor satu di dalam survei seperti Jokowi 2014," ujar Refly di channel YouTube Refly Harun.
Kata Refly, kalau tidak nomor satu, peluang Ganjar hilang. "Kalau tidak nomor satu, ngapain. Barangkali PDIP akan realistis untuk menyorongkan Puan Maharani kepada calon yang kuat. Tidak ada yang tidak mungkin dalam politik," ujarnya. (Baca juga: Syarat Usia Capres Minimal 40 Tahun Sebaiknya Tidak Diubah ).
Pakar hukum tata negara Refly Harun mengatakan, nama-nama tokoh yang sekarang masuk survei memang diprediksi bisa maju dalam Pilpres 2024. Dia mencontohkan nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Ada pula nama Ketua Umum Partai Gerindra Prabowo Subianto, kemudian politikus Gerindra Sandiaga Uno dan Ketua DPR RI Puan Maharani.
Dia menambahkan, nama-nama tersebut punya kelebihan dan kelemahan. Misal, Ganjar didukung partai besar seperti PDIP. Namun, di PDIP juga ada nama Puan Maharani.
"(Peluang) Ganjar sangat tergantung pada Megawati. Sehebat apa pun dia, kalau Mega bilang tidak, ya tidak. Tapi, kalau Mega bilang iya, ada peluang. Nah untuk Mega bilang iya, rasanya dia harus nomor satu di dalam survei seperti Jokowi 2014," ujar Refly di channel YouTube Refly Harun.
Kata Refly, kalau tidak nomor satu, peluang Ganjar hilang. "Kalau tidak nomor satu, ngapain. Barangkali PDIP akan realistis untuk menyorongkan Puan Maharani kepada calon yang kuat. Tidak ada yang tidak mungkin dalam politik," ujarnya. (Baca juga: Syarat Usia Capres Minimal 40 Tahun Sebaiknya Tidak Diubah ).
Lihat Juga :