Dugaan Al-Qur'an Salah Cetak, Partai Perindo Minta Kemenag Perketat Pengawasan Izin Cetak
Selasa, 15 Agustus 2023 - 09:46 WIB
loading...
Ketua DPP Partai Perindo Bidang Keagamaan Abdul Khaliq Ahmad angkat bicara mengenai adanya dugaan kesalahan cetak Surat Al Kahfi pada kitab suci umat Islam, Al-Quran. Foto/MNC Media
A
A
A
JAKARTA - Ketua DPP Partai Persatuan Indonesia (Perindo) Bidang Keagamaan Abdul Khaliq Ahmad angkat bicara mengenai adanya dugaan kesalahan cetak Surat Al Kahfi pada kitab suci umat Islam, Al-Qur'an .
Menurut Abdul, kesalahan cetak Al-Qur'an sebenarnya merupakan masalah yang pernah lama terjadi. Terhitung, sudah empat kali kesalahan serupa pernah viral di media sosial (medsos).
Baca juga: Mahfud MD Terima Info Al-Qur’an Salah Cetak, Kemenag Angkat Bicara
"Pertama, bahwa sesungguhnya kesalahan cetak ini foto yang beredar sudah 4 kali sejak pertama kali diviralkan pada April tahun 2022. Kemudian disusul pada tahun pada bulan Oktober 2022 dan kemudian yang ketiga kalinya kemudian pada Desember tahun 2022, dan terakhir saat ini beredar lagi atas unggahan Menko Polhukam di Twitter-nya," ujar Abdul Khaliq kepada wartawan, Senin (14/8/2023).
Abdul Khaliq yang merupakan Bacaleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) itu menjelaskan, dugaan kesalahan cetak yang terjadi belum lama ini sesungguhnya bukan merupakan cetakan resmi dari Unit Percetakan Al-Qur'an (UPQ) Kementerian Agama (Kemenag), melainkan bentuk pesanan dari Badan Waqaf Al-Qur'an (BWA) kepada penerbit Mulia Abadi Bekasi.
Menurut Abdul, kesalahan cetak Al-Qur'an sebenarnya merupakan masalah yang pernah lama terjadi. Terhitung, sudah empat kali kesalahan serupa pernah viral di media sosial (medsos).
Baca juga: Mahfud MD Terima Info Al-Qur’an Salah Cetak, Kemenag Angkat Bicara
"Pertama, bahwa sesungguhnya kesalahan cetak ini foto yang beredar sudah 4 kali sejak pertama kali diviralkan pada April tahun 2022. Kemudian disusul pada tahun pada bulan Oktober 2022 dan kemudian yang ketiga kalinya kemudian pada Desember tahun 2022, dan terakhir saat ini beredar lagi atas unggahan Menko Polhukam di Twitter-nya," ujar Abdul Khaliq kepada wartawan, Senin (14/8/2023).
Abdul Khaliq yang merupakan Bacaleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Jawa Barat II (Kabupaten Bandung dan Kabupaten Bandung Barat) itu menjelaskan, dugaan kesalahan cetak yang terjadi belum lama ini sesungguhnya bukan merupakan cetakan resmi dari Unit Percetakan Al-Qur'an (UPQ) Kementerian Agama (Kemenag), melainkan bentuk pesanan dari Badan Waqaf Al-Qur'an (BWA) kepada penerbit Mulia Abadi Bekasi.
Lihat Juga :