Jelang Pemilu 2024, Gobel Ingatkan Waspadai Uang Palsu
Minggu, 13 Agustus 2023 - 23:11 WIB
loading...
Wakil Ketua DPR Rachmat Gobel mengingatkan kemungkinan beredarnya uang palsu menjelang Pemilu 2024. Foto: Ist
A
A
A
GORONTALO - Wakil Ketua DPR Bidang Korinbang Rachmat Gobel mengingatkan kemungkinan beredarnya uang palsu menjelang Pemilu 2024.
“Masyarakat agar hati-hati terhadap kemungkinan beredarnya uang palsu menjelang pemilu,” ujarnya saat menutup Orientasi Calon Anggota Legislatif se-Provinsi Gorontalo, Sabtu (12/8/2023).
Menurut dia, uang palsu masih merupakan ancaman bagi masyarakat Indonesia. “Nanti rakyat kecil yang dirugikan akibat perederan uang palsu ini,” kata Gobel.
Dia mengingatkan itu karena kondisi ekonomi dunia termasuk ekonomi Indonesia sedang menurun. Dalam situasi ini selalu ada pihak-pihak yang mencari peluang mencari keuntungan buat diri sendiri dengan merugikan orang lain, salah satunya menyebarkan uang palsu.
Di masa menjelang pemilu bisa saja ada pihak-pihak yang mengail di air keruh. Pertama, ada pihak-pihak yang mencoba menciptakan keresahan dan instabilitas nasional dengan mengganggu ketenangan proses pemilu. Kedua, ada pihak-pihak yang memperdaya atau bisa juga menjadi bagian dari peredaran uang palsu di kalangan pelaku politik.
“Semua kemungkinan bisa terjadi. Karena itu tingkat kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan. Cek dengan hati-hati jika menerima uang atau saat bertransaksi jual-beli,” ucapnya.
“Masyarakat agar hati-hati terhadap kemungkinan beredarnya uang palsu menjelang pemilu,” ujarnya saat menutup Orientasi Calon Anggota Legislatif se-Provinsi Gorontalo, Sabtu (12/8/2023).
Menurut dia, uang palsu masih merupakan ancaman bagi masyarakat Indonesia. “Nanti rakyat kecil yang dirugikan akibat perederan uang palsu ini,” kata Gobel.
Dia mengingatkan itu karena kondisi ekonomi dunia termasuk ekonomi Indonesia sedang menurun. Dalam situasi ini selalu ada pihak-pihak yang mencari peluang mencari keuntungan buat diri sendiri dengan merugikan orang lain, salah satunya menyebarkan uang palsu.
Di masa menjelang pemilu bisa saja ada pihak-pihak yang mengail di air keruh. Pertama, ada pihak-pihak yang mencoba menciptakan keresahan dan instabilitas nasional dengan mengganggu ketenangan proses pemilu. Kedua, ada pihak-pihak yang memperdaya atau bisa juga menjadi bagian dari peredaran uang palsu di kalangan pelaku politik.
“Semua kemungkinan bisa terjadi. Karena itu tingkat kewaspadaan masyarakat harus ditingkatkan. Cek dengan hati-hati jika menerima uang atau saat bertransaksi jual-beli,” ucapnya.
Lihat Juga :