Erick Thohir Bareng Gus Miftah Doa Bersama untuk Persatuan Bangsa
Sabtu, 12 Agustus 2023 - 19:53 WIB
loading...
A
A
A
"Padahal empat imam mazhab, Hanafi, Maliki, Syafi'i dan Hambali sendiri berbeda-beda. Silakan pilih mau pakai imam yang mana. Salah seorang imam menegaskan, ikuti imam di mana kita berada saat beribadah," tutur Gus Miftah.
Ciri kedua orang radikal, ujar Gus Miftah, adalah tidak memiliki dasar keilmuaan. Namun, mereka kerap berdalih mengatasnamakan Al-Qur'an dan Hadist.
Baca juga: Partai Perindo Apresiasi Keputusan PSSI Tunjuk JIS sebagai Stadion Pembuka Piala Dunia U-17
"Contohnya, ada yang menganggap musrik siapa pun yang menyanyikan lagu Padamu Negeri. Padahal hasil dari menyanyikan lagu itu adalah cinta kepada Tanah Air, bukan ibadah?" katanya.
Menurut Gus Miftah, Rasulullah saat meninggalkan Makkah, berdoa sambil menangis dari atas bukit, "Demi Allah kamu Makkah, adalah tanah yang paling saya cintai. Begitu Beliau tiba di Madinah, Beliau berdoa, Ya Allah anugerahkan padaku kota Madinah sebagaimana saya mencintai kota Makkah," tutur Gus Miftah mengisahkan.
Teladan Nabi Muhammad itu, ujar Gus Miftah, menunjukkan bahwa Rasulullah sangat mencintai Tanah Airnya. Sebab, di Makkah, Nabi Muhammad dilahirkan, besar, tumbuh, berjuang, dan akhirnya wafat.
Ciri kedua orang radikal, ujar Gus Miftah, adalah tidak memiliki dasar keilmuaan. Namun, mereka kerap berdalih mengatasnamakan Al-Qur'an dan Hadist.
Baca juga: Partai Perindo Apresiasi Keputusan PSSI Tunjuk JIS sebagai Stadion Pembuka Piala Dunia U-17
"Contohnya, ada yang menganggap musrik siapa pun yang menyanyikan lagu Padamu Negeri. Padahal hasil dari menyanyikan lagu itu adalah cinta kepada Tanah Air, bukan ibadah?" katanya.
Menurut Gus Miftah, Rasulullah saat meninggalkan Makkah, berdoa sambil menangis dari atas bukit, "Demi Allah kamu Makkah, adalah tanah yang paling saya cintai. Begitu Beliau tiba di Madinah, Beliau berdoa, Ya Allah anugerahkan padaku kota Madinah sebagaimana saya mencintai kota Makkah," tutur Gus Miftah mengisahkan.
Teladan Nabi Muhammad itu, ujar Gus Miftah, menunjukkan bahwa Rasulullah sangat mencintai Tanah Airnya. Sebab, di Makkah, Nabi Muhammad dilahirkan, besar, tumbuh, berjuang, dan akhirnya wafat.
Lihat Juga :