Pemerintah Tetapkan 24 Juli sebagai Hari Kebaya Nasional
Selasa, 08 Agustus 2023 - 14:05 WIB
loading...
A
A
A
Menindaklanjuti keputusan ini, kata Lana, Tim Nasional Kebaya Indonesia akan mengadakan konsolidasi internal dan eksternal untuk pemantapan agenda program kerja selama setahun ke depan.
Lana memaparkan proses panjang penetapan Hari Kebaya Nasional. Pada awal 2022, Tim Nasional Kebaya Indonesia mendapatkan rekomendasi dari Dirjen Kebudayaan untuk mengurus proses pengajuan Hari Kebaya Nasional.
Tim Nasional Kebaya Indonesia terdiri dari 12 komunitas yakni Perempuan Indonesia Maju, Pertiwi Indonesia, Kebaya Foundation, Perempuan Berkebaya Indonesia, Komunitas Notaris Indonesia Berkebaya, Pecinta Sanggul Nusantara. Kemudian Cinta Budaya Nusantara, Rampak Sarinah, Sekar Ayu Jiwanta, Citra Kartini Indonesia, Yayasan Busana Nasional Nusantara, dan Himpunan Ratna Busana Surakarta.
Tim ini juga didukung pakar/akademisi yakni Prof Siti Fatimah, Dr Suciati, Dr Nita Trismaya, dan Dewi Kumoratih. "Sejak tahun 2022 Tim Nasional berkarya selama kurang lebih 1,5 tahun dengan melakukan studi literasi, FGD, jajak pendapat, dan aktivasi ke berbagai daerah di Indonesia, seperti Solo, Semarang, Samarinda, Jakarta, Medan, Bali, Manado, guna mendapatkan dukungan lebih dari 400 komunitas dari seluruh Indonesia," pungkas Lana.
Lana memaparkan proses panjang penetapan Hari Kebaya Nasional. Pada awal 2022, Tim Nasional Kebaya Indonesia mendapatkan rekomendasi dari Dirjen Kebudayaan untuk mengurus proses pengajuan Hari Kebaya Nasional.
Tim Nasional Kebaya Indonesia terdiri dari 12 komunitas yakni Perempuan Indonesia Maju, Pertiwi Indonesia, Kebaya Foundation, Perempuan Berkebaya Indonesia, Komunitas Notaris Indonesia Berkebaya, Pecinta Sanggul Nusantara. Kemudian Cinta Budaya Nusantara, Rampak Sarinah, Sekar Ayu Jiwanta, Citra Kartini Indonesia, Yayasan Busana Nasional Nusantara, dan Himpunan Ratna Busana Surakarta.
Tim ini juga didukung pakar/akademisi yakni Prof Siti Fatimah, Dr Suciati, Dr Nita Trismaya, dan Dewi Kumoratih. "Sejak tahun 2022 Tim Nasional berkarya selama kurang lebih 1,5 tahun dengan melakukan studi literasi, FGD, jajak pendapat, dan aktivasi ke berbagai daerah di Indonesia, seperti Solo, Semarang, Samarinda, Jakarta, Medan, Bali, Manado, guna mendapatkan dukungan lebih dari 400 komunitas dari seluruh Indonesia," pungkas Lana.
(rca)
Lihat Juga :