Deretan Pangkostrad yang Pernah Jabat Pangdam Siliwangi, Nomor 3 dan 4 Melesat Jadi KSAD

Senin, 07 Agustus 2023 - 06:00 WIB
loading...
A A A
Munir tercatat pernah menduduki sejumlah jabatan penting. Pria kelahiran Kendal, Jawa Tengah, 28 Oktober 1958 ini pernah menjadi ajudan Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pada 2004 saat masih berpangkat Kolonel.

Pecah bintang menjadi jenderal bintang satu, Munir dipercaya menjabat sebagai Kepala Staf Divif 1 Kostrad pada 2009 dan Kepala Staf Kodam (Kasdam) Jaya pada 2010.

Selanjutnya, dia menjabat Panglima Divisi Infanteri (Pangdivif) 2 Kostrad di tahun yang sama dengan mengemban pangkat Mayor Jenderal (Mayjen). Dia lalu dimutasi menjadi Pangdam Siliwangi pada 2011.

Karier Munir di dunia militer makin bersinar dengan dipercaya menjadi Pangkostrad ke-34 menggantikan Letjen TNI Azmyn Yusri Nasution pada 2012. Jenderal bintang tiga ini lantas mendapat promosi sebagai Wakil KSAD menggantikan Jenderal TNI Moeldoko yang naik jabatan menjadi KSAD pada 2013.

Terakhir Munir berdinas ia menjabat sebagai Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional (Wantannas) pada 2015 hingga 2016.

6. Letjen TNI Besar Harto Karyawan

Besar Harto Karyawan merupakan Pati TNI terakhir yang menjabat Pangdam Siliwangi kemudian mendapat promosi menjadi Pangkostrad. Ia menjabat Pangdam Siliwangi tahun 2018, di tahun yang sama dia dimutasi menjadi Pangkostrad hingga 2020.

Lulusan Akademi Militer (Akmil) 1986 yang berpengalaman dalam Infanteri (Kostrad) ini memasuki masa pensiun sejak Juni 2021. Jabatan terakhir Purnawirawan TNI Angkatan Darat (AD) ini adalah Koordinator Staf Ahli Kepala Staf Angkatan Darat (KSAD).

Besar Harto lahir di Lubuk Sikaping, Pasaman, Sumatera Barat, 31 Mei 1963. Meski lahir di Padang, dia bukanlah berdarah Minang. Ibunya asli Slawi, Tegal, Jawa Tengah. Sedangkan sang ayah yang juga seorang tentara itu asli Pemalang, Jawa Tengah.

Karier militernya diawali sejak 1986 ketika dilantik menjadi perwira dengan pangkat Letnan Dua. Sejumlah jabatan pernah dia emban ketika masih berpangkat Letnan Dua hingga Letnan Satu, yakni Danton Yonif 509/Balawara Yudha Kostrad, Danton 2/B Yonif 509/Balawara Yudha Kostrad, Ws. Danki B Yonif 509/Balawara Yudha Kostrad, Danton 1/B Yonif 509/Balawara Yudha Kostrad, dan Danton 1/A Yonif 509/Balawara Yudha Kostrad.

Selanjutnya, pangkatnya naik menjadi Kapten dan pernah menjabat sebagai Kasi 4/Log Yonif Linud 503/Mayangkara Kostrad, Dankipan A Yonif Linud 503/Mayangkara Kostrad, dan Dankima Yonif Linud 503/Mayangkara Kostrad.

Kariernya pun terus naik. Ketika berpangkat Mayor, dia pernah menjabat sebagai Dandenma Brigif Linud 18/Trisula, Wadanyonif Linud 330/Tri Dharma Kostrad, Danyonif Linud 502/Ujwala Yudha Kostrad (2000-2003), Dandenma Kostrad, dan Kasiops Korem 083/Baladhika Jaya Kodam V/Brawijaya.

Ketika berpangkat Letnan Kolonel (Letkol), lulusan Akademi Militer (Akmil) 1986 ini pernah menjabat sebagai Dandim 0818/Malang Rem 083/Baladhika Jaya, Kasrem 082/Citra Panca Yudha Jaya Dam V/Brawijaya, Kasrem 084/Bhaskara Jaya Dam V/Brawijaya, dan Waasops Kasdam V/Brawijaya.

Naik pangkat menjadi Kolonel, Besar Harto pernah dipercaya mengemban amanah sebagai Danbrigif 13/Galuh (2010), Asops Kasdam XII/Tanjungpura (2010), Pamen Ahli Gol IV Akmil Bidang Permildas, Pamen Denma Mabesad (Dik Sesko TNI), Dosen Sesko TNI, Danrem 062/Tarumanegara (2013), dan Irdam Jaya (2014).

Kariernya semakin cemerlang, pangkatnya naik menjadi Brigadir Jenderal (Brigjen) TNI. Besar Harto dipercaya meengemban amanat sebagai Ir Kostrad (2015), Kakordos Sesko TNI (2016), dan Ir Kostrad (2016).

Bintang emas kembali bertambah di pundaknya menjadi Mayor Jenderal (Mayjen) ketika ditunjuk mengisi jabatan Danpuspenerbad (2017) dan Pangdam III/Siliwangi (2018). Lalu meraih bintang tiga menjadi Letnan Jenderal (Letjen) saat menjabat Pangkostrad (2018).

Baca juga: Daftar Lengkap 24 Pati TNI AD Resmi Naik Pangkat Jadi Mayjen dan Brigjen

Dari Kostrad, Besar Harto kemudian dimutasi menjadi Komandan Pusat Kesenjataan Infanteri (Danpussenif) Komando Pembina Doktrin, Pendidikan, dan Latihan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat atau Kodiklatad (2020). Jabatan terakhirnya adalah Koordinator Staf Ahli KSAD (2021).
(kri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kolonel Inf Achmad Fikri...
Kolonel Inf Achmad Fikri Dalimunthe, Prajurit TNI Pertama yang Lulus National Defence College Yordania
Harumkan Nama Bangsa,...
Harumkan Nama Bangsa, Kolonel Cpn Jimmy Sirait Raih Gelar Master di US Army War College
Pangdivif 1 Kostrad...
Pangdivif 1 Kostrad Mayjen TNI Fikri Musmar Pimpin Sertijab Danyonkav 1 Kostrad
750 Yonif Teritorial...
750 Yonif Teritorial Pembangunan, Strategi TNI Menghadapi Ancaman Baru
Ryamizard Ryacudu Meninggal...
Ryamizard Ryacudu Meninggal Dunia, TNI AD Berduka: Pengabdiannya Inspirasi bagi Prajurit
Soal Film Pesta Babi,...
Soal Film Pesta Babi, TNI AD: Kami Tak Antikritik, tapi Kritik Harus Berdasarkan Data dan Fakta
KSAD Soroti Produksi...
KSAD Soroti Produksi Film Pesta Babi: Duitnya dari Mana?
Kisah Haru Warga Sragen,...
Kisah Haru Warga Sragen, Dulu BAB Numpang di Rumah Tetangga Kini Punya Jamban TMMD
Profil Letjen TNI Robi...
Profil Letjen TNI Robi Herbawan, Ajudan Prabowo yang Jadi Kabais TNI
Rekomendasi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Mengapa Hari Asyura...
Mengapa Hari Asyura Begitu Istimewa? Ini Keutamaan, Peristiwa Besar, dan Fadhilah Puasanya
Libur Sekolah Tiba,...
Libur Sekolah Tiba, Ini 3 Aktivitas Seru yang Bisa Dicoba Bersama Keluarga Tanpa Harus Keluar Banyak Biaya
Berita Terkini
Kisah Kasus Nadiem Dalam...
Kisah Kasus Nadiem Dalam Perkara Korupsi
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya...
Eks Wakil BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Qodari: Stimulus Tarif...
Qodari: Stimulus Tarif Transportasi Dikucurkan saat Libur Sekolah dan Nataru
Infografis
Perbedaan Amnesti dan...
Perbedaan Amnesti dan Abolisi, Ini Tokoh yang Pernah Mendapatkannya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved