alexametrics

DPR Minta Jemaah Umrah yang Telantar di Jeddah Lapor ke Polisi

loading...
DPR Minta Jemaah Umrah yang Telantar di Jeddah Lapor ke Polisi
Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid. (dpr.go.id)
A+ A-
JAKARTA - Komisi VIII DPR mengkrtisi soal ratusan jemaah umrah asal Indonesia yang telantar di Jeddah. Informasi yang diterima Sindonews, Jumat 6 Januari 2016 lalu, dari ratusan jemaah yang telantar ada yang meninggal dunia.

Wakil Ketua Komisi VIII DPR Sodik Mudjahid mengatakan, jemaah umrah yang telantar di Tanah Suci bukan berita baru bagi Indonesia. Menurut Sodik, persoalan tersebut adalah buntut dari lemahnya pengawasan pemerintah terhadap agen travel penyedia layanan umrah.

"Selama ini banyak kelalaian pada pengawasan," ujar Sodik kepada Sindonews, Senin (9/1/2017).

Kepada pihak yang telantar dan menjadi korban, Sodik mengimbau agar mereka melaporkannya kepada pihak kepolisian. Sodik berharap, proses hukum terhadap agen travel umrah bisa menjadi pelajaran bagi pihak terkait agar lebih serius dalam memberikan pelayanan.

"Para korban bisa buat pengaduan kepada polisi. Biar diproses pidana," kata Sodik.

Sebelumnya, Kementerian Agama (Kemenag) menyatakan total awal jemaah yang telantar di Jeddah sebanyak 102 orang. Namun, sebagian memilih pulang dengan biaya sendiri. Mereka semestinya pulang ke Tanah Air pada 28 Desember 2016.

Pada 3 Januari 2017, tiga jemaah memilih pulang dengan biaya sendiri. Disusul lima jemaah lainnya pada 4 Januari. Kemudian, 14 jemaah menyusul pulang sehari setelahnya.
halaman ke-1 dari 2
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top