LPHKHT Muhammadiyah Dorong Sertifikasi Halal UMKM
Sabtu, 05 Agustus 2023 - 03:58 WIB
loading...
A
A
A
“Secara sederhana halal dapat diartikan bahwa produk apakah itu makanan, obat, kosmetika, atau barang gunaan lainnya tidak mengandung komponen yang tidak halal (haram atau najis). Sedangkan thayyiban diartikan bahwa produk-produk tersebut memiliki sifat dan kualitas yang baik misalnya rasa, bentuk penampilan, daya awet, dan keamanannya untuk dikonsumsi dari segi kesehatannya,” ujar Wuri, Jumat (4/8/2023).
Dia menambahkan, LPHKHT Muhammadiyah dalam melayani masyarakat, tidak hanya menekankan pada aspek pemeriksaan halal saja. “Melainkan juga melakukan kajian-kajian di bidang halal terkait dengan aspek-aspek syariah dan teknologi proses maupun produk sebagai sumbangsih yang diperlukan bagi dunia industri dalam mengantisipasi tuntutan dan harapan konsumen di bidang halal,” ujarnya.
Sementara itu, Regulatory Affairs Head Danone Indonesia Prima Sehanputri mengatakan halal sudah menjadi salah satu bagian dari komitmen Danone Indonesia selain kualitas dan keamanan pangan dari sebuah produk. “Kami selalu menjamin kehalalan dari produk Danone Indonesia dengan melakukan sertifikasi dari lembaga berwenang seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan BPJPH. Danone Indonesia juga mengajak pihak-pihak terkait yang sebelumnya tidak memperhatikan kehalalan dari produknya untuk menggalakkan sertifikasi halal ini,” ujar Prima.
Sejak 2023 Danone Indonesia bekerja sama dengan LPHKHT Muhammadiyah dalam kegiatan perolehan sertifikasi halal melalui program sertifikasi Self Declare maupun sertifikasi reguler bagi pelaku UMKM dan penguatan SDM halal Muhammadiyah melalui training formal yang diselenggarakan oleh auditor halal dan penyedia halal.
Dengan memperoleh sertifikasi halal dan menjaga standar kehalalan produk-produknya, Danone Indonesia memberikan kepercayaan kepada konsumen Muslim bahwa produk mereka dapat dipercaya dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Ini juga mendorong perusahaan lain untuk lebih fokus pada kehalalan produk mereka, yang pada gilirannya dapat memperkuat industri halal secara keseluruhan.
Dia menambahkan, LPHKHT Muhammadiyah dalam melayani masyarakat, tidak hanya menekankan pada aspek pemeriksaan halal saja. “Melainkan juga melakukan kajian-kajian di bidang halal terkait dengan aspek-aspek syariah dan teknologi proses maupun produk sebagai sumbangsih yang diperlukan bagi dunia industri dalam mengantisipasi tuntutan dan harapan konsumen di bidang halal,” ujarnya.
Sementara itu, Regulatory Affairs Head Danone Indonesia Prima Sehanputri mengatakan halal sudah menjadi salah satu bagian dari komitmen Danone Indonesia selain kualitas dan keamanan pangan dari sebuah produk. “Kami selalu menjamin kehalalan dari produk Danone Indonesia dengan melakukan sertifikasi dari lembaga berwenang seperti Majelis Ulama Indonesia (MUI) dan BPJPH. Danone Indonesia juga mengajak pihak-pihak terkait yang sebelumnya tidak memperhatikan kehalalan dari produknya untuk menggalakkan sertifikasi halal ini,” ujar Prima.
Sejak 2023 Danone Indonesia bekerja sama dengan LPHKHT Muhammadiyah dalam kegiatan perolehan sertifikasi halal melalui program sertifikasi Self Declare maupun sertifikasi reguler bagi pelaku UMKM dan penguatan SDM halal Muhammadiyah melalui training formal yang diselenggarakan oleh auditor halal dan penyedia halal.
Dengan memperoleh sertifikasi halal dan menjaga standar kehalalan produk-produknya, Danone Indonesia memberikan kepercayaan kepada konsumen Muslim bahwa produk mereka dapat dipercaya dan sesuai dengan kebutuhan mereka. Ini juga mendorong perusahaan lain untuk lebih fokus pada kehalalan produk mereka, yang pada gilirannya dapat memperkuat industri halal secara keseluruhan.
(rca)
Lihat Juga :