Kemenkes Dorong Bidan Berperan Beri Edukasi Gizi Seimbang
Rabu, 02 Agustus 2023 - 14:06 WIB
loading...
A
A
A
“Edukasi mengenai gizi seimbang, khususnya selama masa kehamilan, sangat penting untuk mencegah dampak buruk pada ibu dan bayi yang baru lahir. Anemia pada ibu hamil dapat menyebabkan pendarahan yang merupakan penyebab kematian terbanyak pada ibu di Indonesia, serta mengakibatkan bayi lahir prematur atau dengan berat lahir rendah, yang berisiko mengalami stunting di kemudian hari,” ujar Laila.
Dalam upaya meningkatkan kesadaran ibu mengenai gizi seimbang, Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) menjadi salah satu media komunikasi yang efektif. Buku KIA berisi panduan makan untuk ibu hamil dan menyusui, serta grafik peningkatan berat badan untuk memantau status gizi ibu selama kehamilan.
Pemberian Buku KIA kepada ibu hamil diharapkan dapat membantu dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Untuk mencegah obesitas pada ibu hamil, anjuran untuk mengurangi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, serta meningkatkan konsumsi sayur dan buah, menjadi fokus dalam edukasi gizi.
Demikian juga, bagi ibu yang mengalami kurang energi kronis, penambahan porsi makanan dalam frekuensi lebih sering dapat membantu mengatasi kondisi tersebut. Dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, edukasi gizi yang tepat sejak masa remaja hingga masa kehamilan sangatlah penting.
Masyarakat diimbau untuk memahami betapa berpengaruhnya gizi seimbang terhadap kesehatan, serta berperan aktif dalam upaya pencegahan masalah gizi dan peningkatan kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Pemerintah dan para tenaga kesehatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam edukasi gizi seimbang, guna menghadapi tantangan gizi ganda yang saat ini dihadapi oleh Indonesia.
Dalam upaya meningkatkan kesadaran ibu mengenai gizi seimbang, Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) menjadi salah satu media komunikasi yang efektif. Buku KIA berisi panduan makan untuk ibu hamil dan menyusui, serta grafik peningkatan berat badan untuk memantau status gizi ibu selama kehamilan.
Pemberian Buku KIA kepada ibu hamil diharapkan dapat membantu dalam mendapatkan pelayanan kesehatan yang berkualitas. Untuk mencegah obesitas pada ibu hamil, anjuran untuk mengurangi konsumsi makanan tinggi gula, garam, dan lemak, serta meningkatkan konsumsi sayur dan buah, menjadi fokus dalam edukasi gizi.
Demikian juga, bagi ibu yang mengalami kurang energi kronis, penambahan porsi makanan dalam frekuensi lebih sering dapat membantu mengatasi kondisi tersebut. Dalam menjaga kesehatan ibu dan anak, edukasi gizi yang tepat sejak masa remaja hingga masa kehamilan sangatlah penting.
Masyarakat diimbau untuk memahami betapa berpengaruhnya gizi seimbang terhadap kesehatan, serta berperan aktif dalam upaya pencegahan masalah gizi dan peningkatan kesehatan ibu dan anak di Indonesia. Pemerintah dan para tenaga kesehatan berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan, khususnya dalam edukasi gizi seimbang, guna menghadapi tantangan gizi ganda yang saat ini dihadapi oleh Indonesia.
(rca)
Lihat Juga :