Bacaleg Partai Perindo Denny Dolfie Walla Ingin Daerah Kenali Potensinya Masing-Masing
Selasa, 01 Agustus 2023 - 12:04 WIB
loading...
Bacaleg DPR RI Dapil Jawa Barat VII dari Partai Perindo Denny Dolfie Walla. Foto/Tangkapan layar
A
A
A
JAKARTA - Bacaleg DPR RI Dapil Jawa Barat VII dari Partai Perindo Denny Dolfie Walla menginginkan agar daerah mengenali potensinya masing-masing. Menurut dia, mengenali potensi daerah sendiri akan berdampak positif dan luas.
Menurut Denny, potensi daerah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk dibentuk suatu usaha. Sehingga, tetap akan ada gerakan ekonomi bagi daerah.
"Jadi bagaimana menggerakkan potensi di daerah masing-masing. Tidak harus orang itu menjadi pekerja, mereka harus dididik untuk menjadi entrepreneur supaya mereka bisa menghasilkan," kata Denny dalam Podcast Aksi Nyata , Senin (31/7/2023).
Hal itu sejalan dengan Partai Perindo yang terus menggelorakan untuk membangkitkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Kendati demikian, menurutnya, dibutuhkan pula sikap produktif dari masyarakat.
"Jadi potensinya apa yang perlu diangkat dan dibangun. Kemudian dari diri mereka harus produktif. Kan kalau bicara sektor banyak, misalnya pertanian atau peternakan, tapi misalnya tidak perlu lagi yang sifatnya konvensional dengan memanfaatkan teknologi," jelasnya.
Menurut Denny, potensi daerah bisa dimanfaatkan oleh masyarakat untuk dibentuk suatu usaha. Sehingga, tetap akan ada gerakan ekonomi bagi daerah.
"Jadi bagaimana menggerakkan potensi di daerah masing-masing. Tidak harus orang itu menjadi pekerja, mereka harus dididik untuk menjadi entrepreneur supaya mereka bisa menghasilkan," kata Denny dalam Podcast Aksi Nyata , Senin (31/7/2023).
Hal itu sejalan dengan Partai Perindo yang terus menggelorakan untuk membangkitkan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Indonesia. Kendati demikian, menurutnya, dibutuhkan pula sikap produktif dari masyarakat.
"Jadi potensinya apa yang perlu diangkat dan dibangun. Kemudian dari diri mereka harus produktif. Kan kalau bicara sektor banyak, misalnya pertanian atau peternakan, tapi misalnya tidak perlu lagi yang sifatnya konvensional dengan memanfaatkan teknologi," jelasnya.
Lihat Juga :