Kemensos Pastikan Bantuan Logistik 17,1 Ton Sudah Diterima Masyarakat Terdampak Kekeringan di Puncak Jaya, Papua Tengah
Selasa, 01 Agustus 2023 - 08:41 WIB
loading...
Kementerian Sosial memastikan 17,1 ton bantuan logistik untuk masyarakat terdampak kekeringan di Distrik Agandugume dan Lambewi, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, sudah diterima.
A
A
A
PUNCAK JAYA - Kementerian Sosial memastikan 17,1 ton bantuan logistik untuk masyarakat terdampak kekeringan di Distrik Agandugume dan Lambewi, Kabupaten Puncak Jaya, Papua Tengah, sudah diterima. Bantuan dikirimkan secara bertahap, dan diterima masyarakat setempat sejak Rabu (26/7/2023).
“Semua bantuan sudah diterima masyarakat. Saat ini stok di gudang di Timika maupun di Lapangan Sinak sudah nihil. Semua sudah terdistribusi,” kata Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Adrianus Alla saat dihubungi tiba di Jakarta dari Papua Tengah, Senin (31/7/2023).
Adrianus mengatakan, meskipun awalnya sempat terkendala cuaca dan keamanan, semua bantuan bisa tersalurkan. Adapun penyaluran dilakukan dalam beberapa tahap dengan menggunakan helikopter milik TNI AU dan pesawat sewaan ke Lapangan Terbang Sinak.
Bantuan tahap pertama diterbangkan pada Rabu (26/7/2023). Selanjutnya, dari rencana enam penerbangan, lima di antaranya berhasil mengangkut 2,7 ton bantuan. Satu penerbangan terpaksa batal karena cuaca buruk.
![Kemensos Pastikan Bantuan Logistik 17,1 Ton Sudah Diterima Masyarakat Terdampak Kekeringan di Puncak Jaya, Papua Tengah]()
Penyaluran bantuan tahap kedua dilakukan pada Kamis (27/7/2023), dengan empat penerbangan berhasil mengangkut 4,7 ton logistik. Tahap tiga pada Jumat (28/7/2023) berhasil menerbangkan 3,9 ton bantuan dengan tiga penerbangan.
Pada penyaluran tahap keempat, Sabtu (29/7), bantuan 2,7 ton berhasil mendarat di Lapangan Udara Sinak dalam dua kali penerbangan karena terkendala cuaca buruk. Sedangkan tahap kelima dilaksanakan pada Senin (31/7/2023) melalui tiga penerbangan yang mengangkut 3,12 ton bantuan.
“Semua bantuan sudah diterima masyarakat. Saat ini stok di gudang di Timika maupun di Lapangan Sinak sudah nihil. Semua sudah terdistribusi,” kata Plt Direktur Perlindungan Sosial Korban Bencana Alam (PSKBA) Adrianus Alla saat dihubungi tiba di Jakarta dari Papua Tengah, Senin (31/7/2023).
Adrianus mengatakan, meskipun awalnya sempat terkendala cuaca dan keamanan, semua bantuan bisa tersalurkan. Adapun penyaluran dilakukan dalam beberapa tahap dengan menggunakan helikopter milik TNI AU dan pesawat sewaan ke Lapangan Terbang Sinak.
Bantuan tahap pertama diterbangkan pada Rabu (26/7/2023). Selanjutnya, dari rencana enam penerbangan, lima di antaranya berhasil mengangkut 2,7 ton bantuan. Satu penerbangan terpaksa batal karena cuaca buruk.

Penyaluran bantuan tahap kedua dilakukan pada Kamis (27/7/2023), dengan empat penerbangan berhasil mengangkut 4,7 ton logistik. Tahap tiga pada Jumat (28/7/2023) berhasil menerbangkan 3,9 ton bantuan dengan tiga penerbangan.
Pada penyaluran tahap keempat, Sabtu (29/7), bantuan 2,7 ton berhasil mendarat di Lapangan Udara Sinak dalam dua kali penerbangan karena terkendala cuaca buruk. Sedangkan tahap kelima dilaksanakan pada Senin (31/7/2023) melalui tiga penerbangan yang mengangkut 3,12 ton bantuan.
Lihat Juga :