Dihadiri 200 Penghafal Al-Qur’an, JQH NU Gelar Rakernas Satukan Langkah Bangun Peradaban
Sabtu, 29 Juli 2023 - 16:27 WIB
loading...
A
A
A
Sementara Ketua Panitia Rakernas Jahid Lukman mengatakan, selain seminar agenda inti Rakernas membahas tiga hal penting yang diformat dalam beberapa komisi.
Pertama, komisi organisasi yang akan membahas draf perubahan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga JQH NU.
Kedua, komisi program yang akan mengevaluasi program yang telah berjalan dan membahas rencana program kerja yang akan diusulkan untuk kepengurusan mendatang.
Ketiga, komisi tausyiyah yang membahas mengenai rekomendasi baik secara internal maupun eksternal, baik mengenai persoalan keagamaan dan kebangsaan, maupun persoalan ekonomi, sosial, politik dan kebudayaan.
“Di samping itu, digelar pula rapat khusus tentang rencana pembentukan konsorsium dan/atau asosiasi Metode Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) yang ada di lingkungan NU,” katanya.
Ada sekitar 10 utusan pengurus Metode BTQ yang hadir dan rata-rata mereka adalah para penulis dan pemilik metode.
“Tujuan utama pertemuan anggota asosiasi ini adalah untuk menyatukan visi misi dan agenda dakwah kequranan ala ahlussunnah wal jamaah agar lebih terarah dan teroganisir, sehingga menghasilkan kader-kader qurani yang mumpuni, handal dan rahmatan lil alamin,” pungkasnya.
Pertama, komisi organisasi yang akan membahas draf perubahan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga JQH NU.
Kedua, komisi program yang akan mengevaluasi program yang telah berjalan dan membahas rencana program kerja yang akan diusulkan untuk kepengurusan mendatang.
Ketiga, komisi tausyiyah yang membahas mengenai rekomendasi baik secara internal maupun eksternal, baik mengenai persoalan keagamaan dan kebangsaan, maupun persoalan ekonomi, sosial, politik dan kebudayaan.
“Di samping itu, digelar pula rapat khusus tentang rencana pembentukan konsorsium dan/atau asosiasi Metode Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) yang ada di lingkungan NU,” katanya.
Ada sekitar 10 utusan pengurus Metode BTQ yang hadir dan rata-rata mereka adalah para penulis dan pemilik metode.
“Tujuan utama pertemuan anggota asosiasi ini adalah untuk menyatukan visi misi dan agenda dakwah kequranan ala ahlussunnah wal jamaah agar lebih terarah dan teroganisir, sehingga menghasilkan kader-kader qurani yang mumpuni, handal dan rahmatan lil alamin,” pungkasnya.
(thm)
Lihat Juga :