Dihadiri 200 Penghafal Al-Qur’an, JQH NU Gelar Rakernas Satukan Langkah Bangun Peradaban

Sabtu, 29 Juli 2023 - 16:27 WIB
loading...
Dihadiri 200 Penghafal...
Jam’iyatul Qurra’ Wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQH-NU) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Syahid Jaya Jakarta pada 28-30 Juli 2023. Foto: Ist
A A A
JAKARTA - Jam’iyatul Qurra’ Wal Huffazh Nahdlatul Ulama (JQH-NU) menggelar Rapat Kerja Nasional (Rakernas) di Hotel Syahid Jaya Jakarta pada 28-30 Juli 2023.

Acara kumpulan para penghafal Al-Qur’an ini dihadiri sekitar 200 peserta yang berasal dari Pengurus Pusat JQH, Pengurus Wilayah, Pengurus Komisariat, Pengurus Lembaga dan Banom di Lingkungan PBNU, serta para peneliti, dan pegiat Al-Qur’an.

Acara dibuka langsung Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf pada Jumat (28/7/2023) malam. Setelah pembukaan, dilaksanakan seminar Al-Qur’an dengan tema “Transformasi Pendidikan dan Dakwah Al-Qur’an untuk Membangun Peradaban”.

Baca Juga: 5 Ketua MUI yang Berasal dari Kader NU, Salah Satunya Punya Masa Jabatan Terlama

Narasumber seminar ini adalah Rais Majelis ‘Ilmi PP JQH-NU KH Ahsin Sakho Muhammad, Direktur Pendidikan Diniyah dan Pondok Pensantren Prof Waryono, Ketua Umum PP JQH-NU KH Saifullah Maksum, Pakar Cyber Security dan Instruktur Nasional PKPNU KH Adnan Anwar.

Ketua Umum PP JQH-NU KH Saifullah Maksum mengatakan, seminar dimaksudnya untuk memberi gambaran umum tentang peta Pendidikan Al-Qur’an di Indonesia. Baik dari sisi kondisi objektifnya saat ini, tantangan yang dihadapi, dan solusi yang ditawarkan untuk pembangunan peradaban di era digital.

“Sebagaimana diketahui bersama bahwa peran Pendidikan Al-Qur’an di negeri ini sangat besar,” ujarnya.

Menurutnya, sejak era pra kemerdekaan, era kemerdekaan hingga saat ini, para ahli Al-Qur’an turut mengantarkan, merebut dan mengisi kemerdekaan secara konsisten dan dedikatif.

Baca Juga: Putusan Muktamar NU, Nikah Beda Agama Tak Sah

Namun, negara sepertinya belum memberikan perhatian secara proporsional terhadap Pendidikan Al-Qur’an (PQ).

“Sampai saat ini, PQ dikelola dan dikembangkan secara swadaya oleh masyarakat. Guru-guru ngaji belum diberikan penghargaan yang sepadan dengan jerih payah dan kontribusi mereka dalam mencerdaskan anak bangsa,” tegasnya.

Secara regulatif, lanjut dia, peraturan perundang-undangan yang ada juga belum mengakomodir PQ secara berimbang. Dalam UU Nomor 18 Tahun 2019 tentang Pesantren, PP PP Nomor 55 Tahun 2007 tentang Pendidikan Agama dan Keagamaan dan segenap turunanya, hanya mencantumkan PQ menjadi bagian kecil dari sistem pendidikan nasional.

PQ ditempatkan sebagai suplemen dan pelengkap dari sistem pendidikan formal yang ada. Bahkan dalam Kurikulum Tigabelas, PQ hanya diberi waktu 2 jam per minggu.

“Tentu hal inilah yang perlu menjadi perhatian bersama agar PQ dan ahli Al-Qur’an ke depan benar-benar mendapat tempat yang layak di negeri ini,” urai politisi hafidz ini.

Sementara Ketua Panitia Rakernas Jahid Lukman mengatakan, selain seminar agenda inti Rakernas membahas tiga hal penting yang diformat dalam beberapa komisi.

Pertama, komisi organisasi yang akan membahas draf perubahan Peraturan Dasar dan Peraturan Rumah Tangga JQH NU.

Kedua, komisi program yang akan mengevaluasi program yang telah berjalan dan membahas rencana program kerja yang akan diusulkan untuk kepengurusan mendatang.

Ketiga, komisi tausyiyah yang membahas mengenai rekomendasi baik secara internal maupun eksternal, baik mengenai persoalan keagamaan dan kebangsaan, maupun persoalan ekonomi, sosial, politik dan kebudayaan.

“Di samping itu, digelar pula rapat khusus tentang rencana pembentukan konsorsium dan/atau asosiasi Metode Baca Tulis Al-Qur’an (BTQ) yang ada di lingkungan NU,” katanya.

Ada sekitar 10 utusan pengurus Metode BTQ yang hadir dan rata-rata mereka adalah para penulis dan pemilik metode.

“Tujuan utama pertemuan anggota asosiasi ini adalah untuk menyatukan visi misi dan agenda dakwah kequranan ala ahlussunnah wal jamaah agar lebih terarah dan teroganisir, sehingga menghasilkan kader-kader qurani yang mumpuni, handal dan rahmatan lil alamin,” pungkasnya.
(thm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Forbes NU 26 Sampaikan...
Forbes NU 26 Sampaikan Sembilan Rekomendasi ke PBNU
Gus Aab Nilai NU Butuh...
Gus Aab Nilai NU Butuh Kiai Zulfa yang Mampu Hubungkan Turats dengan Persoalan Kekinian
Kiai Said Aqil Anggap...
Kiai Said Aqil Anggap Kitab Kiai Zulfa sebagai Ruh Perjuangan NU Masa Depan
Jelang Muktamar ke-35...
Jelang Muktamar ke-35 NU, Nama KH Zulfa Mustofa Masuk Bursa Calon Ketum PBNU
Nahdlatul Ulama dan...
Nahdlatul Ulama dan Kesejahteraan Sosial
Ponpes Tambakberas Jadi...
Ponpes Tambakberas Jadi Tuan Rumah Muktamar ke-35 NU, Gus Ma’shum Faqih: Panggilan Para Muassis NU
Bakal Dihadiri 3.000...
Bakal Dihadiri 3.000 Peserta, Gus Ipul Ungkap Persiapan Muktamar ke-35 NU di Tambakberas
Tutup Kaderisasi Nasional...
Tutup Kaderisasi Nasional 2026, Ansor Canangkan Cetak Biru Kepemimpinan Nasional
28 PCNU se-Jateng Dukung...
28 PCNU se-Jateng Dukung Muktamar Ke-35 NU Digelar di Ponpes Lirboyo
Rekomendasi
Mantan Pasukan Khusus...
Mantan Pasukan Khusus AS Bawa Paspor China Ini Ditangkap di Perbatasan Nepal dan India, Siapa Jordan Brown?
10 Negara Eropa Ini...
10 Negara Eropa Ini Bersatu Bangun Perisai Rudal Balistik, Apakah Efekif Hadapi Misil Rusia?
Koperasi Boleh Kelola...
Koperasi Boleh Kelola Tambang, Menkop Ferry: Sebaiknya Bukan Kopdes Merah Putih
Berita Terkini
Prabowo Pimpin Rapat...
Prabowo Pimpin Rapat 5 Jam soal Koperasi Desa Merah Putih di Istana, Ini Hasilnya
Di Forum BRICS 2026,...
Di Forum BRICS 2026, KSPSI AGN Dorong AI Berpihak pada Pekerja
Kejagung Ralat Pernyataan,...
Kejagung Ralat Pernyataan, Status Febrie Adriansyah Tetap Tersangka di 3 Sprindik Baru
Rismon: Jokowi Tak Ingin...
Rismon: Jokowi Tak Ingin Hukum Roy Suryo dan Dokter Tifa, hanya Ingin Polemik Ijazah Tuntas
Dongkrak Ekonomi Perdesaan,...
Dongkrak Ekonomi Perdesaan, 10 Asosiasi Desa Dukung Kopdes Merah Putih
Wamenhaj Dorong Semangat...
Wamenhaj Dorong Semangat 'Travel Beyond Profit' di Mukernas III ASPHIRASI
Infografis
10 Tokoh Dianugerahi...
10 Tokoh Dianugerahi Gelar Pahlawan Nasional Tahun 2025
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved