KPK Bakal Temui Panglima TNI, Bahas Kasus Suap Marsdya (Pur) Henri Alfiandi
Jum'at, 28 Juli 2023 - 09:07 WIB
loading...
Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango mengatakan pihaknya berencana menemui Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono untuk membahas penanganan kasus dugaan suap yang menyeret Kabasarnas Marsdya TNI (Purn) Henri Alfiandi. Foto/SINDOnews
A
A
A
JAKARTA - Pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) berencana menemui Panglima TNI Laksamana TNI Yudo Margono untuk membahas penanganan kasus dugaan suap yang menyeret Kepala Basarnas (Kabasarnas) periode 2021-2023, Marsekal Madya (Marsdya) TNI (Purn) Henri Alfiandi (HA).
Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango mengatakan, para pimpinan lembaga antirasuah berencana menemui Panglima TNI pekan depan. Salah satu yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut yakni rencana pembentukan tim koneksitas KPK-TNI untuk menangani perkara dugaan suap Henri Alfiandi.
Baca juga: Kepala Basarnas Tersangkut Korupsi, Partai Perindo Minta Proses Pengadaan Barang dan Jasa Dievaluasi
"Iya itu yang nanti akan kita bicarakan pekan depan. Kita akan bertemu dengan Panglima (TNI) nanti," ujar Nawawi saat dikonfirmasi, Jumat (28/7/2023).
Nawawi menjelaskan pihaknya akan membahas banyak hal dengan Panglima TNI berkaitan dengan kasus dugaan suap proyek pengadaan barang dan jasa di Basarnas tahun anggaran 2021-2023. Para pimpinan KPK berencana menemui Panglima TNI pada Senin 31 Juli 2023.
"Kita jadwalkan kalau hari Senin barang kali atau hari Selasa. Kalau pimpinan sudah lengkap semua, kebetulan Ketua (KPK) lagi perjalanan dinas ke Manado. Kalau kita lengkap lima pimpinan hari Senin (bertemu Panglima TNI)," ucap Nawawi.
Diketahui sebelumnya, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa di Basarnas Tahun Anggaran 2021-2023. Kelima tersangka tersebut yakni, Kepala Basarnas (Kabasarnas) periode 2021-2023 Marsekal Madya TNI (Purn) Henri Alfiandi (HA).
Wakil Ketua KPK, Nawawi Pomolango mengatakan, para pimpinan lembaga antirasuah berencana menemui Panglima TNI pekan depan. Salah satu yang akan dibahas dalam pertemuan tersebut yakni rencana pembentukan tim koneksitas KPK-TNI untuk menangani perkara dugaan suap Henri Alfiandi.
Baca juga: Kepala Basarnas Tersangkut Korupsi, Partai Perindo Minta Proses Pengadaan Barang dan Jasa Dievaluasi
"Iya itu yang nanti akan kita bicarakan pekan depan. Kita akan bertemu dengan Panglima (TNI) nanti," ujar Nawawi saat dikonfirmasi, Jumat (28/7/2023).
Nawawi menjelaskan pihaknya akan membahas banyak hal dengan Panglima TNI berkaitan dengan kasus dugaan suap proyek pengadaan barang dan jasa di Basarnas tahun anggaran 2021-2023. Para pimpinan KPK berencana menemui Panglima TNI pada Senin 31 Juli 2023.
"Kita jadwalkan kalau hari Senin barang kali atau hari Selasa. Kalau pimpinan sudah lengkap semua, kebetulan Ketua (KPK) lagi perjalanan dinas ke Manado. Kalau kita lengkap lima pimpinan hari Senin (bertemu Panglima TNI)," ucap Nawawi.
Diketahui sebelumnya, KPK menetapkan lima orang sebagai tersangka dalam kasus dugaan suap terkait proyek pengadaan barang dan jasa di Basarnas Tahun Anggaran 2021-2023. Kelima tersangka tersebut yakni, Kepala Basarnas (Kabasarnas) periode 2021-2023 Marsekal Madya TNI (Purn) Henri Alfiandi (HA).
Lihat Juga :