Ini Alasan Jepang Lebih Pilih Tenaga Kerja Asing dari Indonesia

Jum'at, 28 Juli 2023 - 01:58 WIB
loading...
A A A
"Oleh karena itu kami juga sangat berharap yang datang juga yang sifatnya yang baik, jujur, dan rajin. Saya sangat senang sekali karena untuk mewujudkan hal tersebut yang sangat penting adalah kerja sama dalam hal ini kami sangat menyambut baik penandatanganan nota kerja sama baik ini," ujarnya.

Dengan demikian, pihaknya juga akan mengatur situasi dan kondisi lingkungan hidup sedemikian rupa supaya peserta magang maupun pekerja bisa hidup dengan nyaman. "Prefektur Miyagi terletak di tempatnya strategis satu setengah jam dari Tokyo oleh karena itu kami sangat berharap peserta magang maupun pekerja yang akan ditempatkan dari Indonesia bisa hidup dengan nyaman dan menjadi fans atau penggemar Jepang," tuturnya.

Dia menyampaikan sejumlah keunggulan yang ada pada Prefektur Miyagi. Mulai dari jarak ke Tokyo yang hanya 1,5 jam, memiliki selisih temperatur terkecil dan terendah di antara 47 prefektur di Jepang hingga mempunyai komunitas masyarakat Indonesia. "Oleh karena itu bagi teman-teman yang akan mau berangkat juga tidak usah khawatir karena sudah terbentuk komunitas dan jalur informasi lainnya," tuturnya.

Sementara itu, Presiden Direktur PT OS Selnajaya Indonesia, Satoshi Miyajima mengatakan bahwa kerja sama ini menjadi kali pertama pihaknya bekerja sama langsung dengan pemerintah Jepang dalam menyalurkan tenaga kerja. Target ke depan, ada sebanyak kurang lebih 3.000 WNI yang akan dikirim ke Prefektur Miyagi, Jepang.

"Ini pertama kali bekerja sama dengan Prefektur Miyagi. Mereka sekarang memikirkan untuk bagaimana membantu atau mendukung orang asing atau orang Indonesia tadi. Mereka sangat berharap karena perlu banyak tenaga kerja Indonesia ke Jepang baik di bidang perawat, manufaktur maupun sektor perikanan," pungkasnya.
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Geger, WNI Bunuh WNI...
Geger, WNI Bunuh WNI di Hokkaido Jepang, Satu Anggota Polisi Ikut Terluka
Ancam 6 Juta Tenaga...
Ancam 6 Juta Tenaga Kerja, Wacana Kemasan Polos Harus Dibatalkan
Kasus TPPO Turun Signifikan,...
Kasus TPPO Turun Signifikan, Hendarsam: Kerentanan di Daerah Migran Masih Tinggi
Ratifikasi Konvensi...
Ratifikasi Konvensi ILO 188, Perlindungan Pekerja Laut Perlu Diperkuat
Prihatin Kapal TKI Ilegal...
Prihatin Kapal TKI Ilegal Tenggelam di Malaysia, DPR: Ada Indikasi Kuat Pelanggaran HAM
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan...
KBRI Kuala Lumpur Pulangkan 3.570 WNI dari Malaysia
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
Jepang Siap Bangun Kapal...
Jepang Siap Bangun Kapal Perang Super Terbesar dalam Sejarah
BUMN Ekspor PT DSI Bakal...
BUMN Ekspor PT DSI Bakal Diisi Pekerja Asing, Ini Tugasnya
Rekomendasi
Ruben Onsu Pertimbangkan...
Ruben Onsu Pertimbangkan Rebut Hak Asuh Anak dari Sarwendah, Ini Alasannya
Team RS–Telkomsel...
Team RS–Telkomsel 5G Juarai Grup R pada Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
PT DSI Jadi Perantara...
PT DSI Jadi Perantara Tunggal Ekspor 3 Komoditas, Dony Oskaria: Hingga 31 Desember 2026
Berita Terkini
Istana Terima Tuntutan...
Istana Terima Tuntutan BEM SI Jateng Soal Kuatkan Rupiah, tapi...
TAUD Khawatir Barang...
TAUD Khawatir Barang Bukti Kasus Andrie Yunus Dimusnahkan PN Militer
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
TAUD Ajukan Penghentian...
TAUD Ajukan Penghentian Sidang Kasus Andrie Yunus ke Pengadilan Militer Jakarta
Milad ke-24, BSMI Komitmen...
Milad ke-24, BSMI Komitmen Kokohkan Pelayanan Kemanusiaan Bagi Indonesia dan Dunia
Mensesneg Tegaskan Belum...
Mensesneg Tegaskan Belum Ada Rencana Reshuffle Kabinet
Infografis
Nomor 1 dari Indonesia,...
Nomor 1 dari Indonesia, Ini 10 Dumpling Terenak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved