DPR Dukung Langkah Kejagung Bongkar Korupsi Dana Pensiun di BUMN
Selasa, 25 Juli 2023 - 23:31 WIB
loading...
Anggota DPR RI, Andre Rosiade. Foto/MPI/Dok
A
A
A
JAKARTA - DPR mendukung penegakan hukum yang dilakukan Kejagung dalam mengusut tuntas kasus-kasus korupsi dana pensiun di BUMN .
Anggota DPR RI, Andre Rosiade mengatakan, penegakan hukum yang terus dilakukan Kejagung sesuai dengan keinginan Menteri BUMN Erick Thohir untuk bersih-bersih BUMN. Termasuk, bersih-bersih dana pensiun yang ada di BUMN.
"Kalau tidak salah, data juga dari Pak Erick Thohir yang nanti melaporkan," kata Andre, Selasa (25/7/2023). Hal ini merupakan langkah yang sama dengan semangat Menteri BUMN, Erick Thohir, ketika melaporkan data-data untuk mengungkap kasus Jiwasraya dan lain-lain.
Karenanya, Andre merasa langkah Kejagung memang sudah tepat. "Saya rasa ini sudah pas, sudah tepat Kejagung melakukan penegakan hukum," ujar Andre.
Baca: Aktivis Antikorupsi Dukung Kolaborasi Kejagung-BUMN Bersih-bersih Dapen Pelat Merah
Politisi Partai Gerindra ini menekankan, pelaku harus diusut tuntas dan dihukum. Sebab, kasus ini merugikan banyak pensiunan yang merugi karena kelakuan pejabat yang salah mengelola dana pensiun.
Anggota DPR RI, Andre Rosiade mengatakan, penegakan hukum yang terus dilakukan Kejagung sesuai dengan keinginan Menteri BUMN Erick Thohir untuk bersih-bersih BUMN. Termasuk, bersih-bersih dana pensiun yang ada di BUMN.
"Kalau tidak salah, data juga dari Pak Erick Thohir yang nanti melaporkan," kata Andre, Selasa (25/7/2023). Hal ini merupakan langkah yang sama dengan semangat Menteri BUMN, Erick Thohir, ketika melaporkan data-data untuk mengungkap kasus Jiwasraya dan lain-lain.
Karenanya, Andre merasa langkah Kejagung memang sudah tepat. "Saya rasa ini sudah pas, sudah tepat Kejagung melakukan penegakan hukum," ujar Andre.
Baca: Aktivis Antikorupsi Dukung Kolaborasi Kejagung-BUMN Bersih-bersih Dapen Pelat Merah
Politisi Partai Gerindra ini menekankan, pelaku harus diusut tuntas dan dihukum. Sebab, kasus ini merugikan banyak pensiunan yang merugi karena kelakuan pejabat yang salah mengelola dana pensiun.
Lihat Juga :