Kang Emil: Pilih Masker atau Lockdown

Selasa, 28 Juli 2020 - 11:06 WIB
loading...
Kang Emil: Pilih Masker...
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta masyarakat disiplin mengenakan masker. Jika tidak disiplin tidak memakai masker maka harus dilakukan lockdown. Foto/Dok. SINDOnews
A A A
JAKARTA - Jawa Barat telah memberlakukan denda bagi warga yang tidak memakai masker ketika beraktivitas di luar rumah. Namun demikian, masih banyak warga yang tidak disiplin mengenakan masker.

Terkait hal itu, Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil meminta masyarakat disiplin mengenakan masker. Menurutnya, pandemi Covid-19 ini terkait dengan kedisiplinan. “Pada dasarnya saya tidak suka menghukum. Namun angka penyakit ini berkait dengan kedisiplinan jadi denda harus diterapkan,” kata Kang Emil dalam live streaming 8 Jam SINDOnews dengan tema Bangkit dari Pandemi, Selasa (28/7/2020). (Baca juga: Tak Pakai Masker, Mulai 27 Juli Jabar Terapkan Denda Rp150 Ribu)

Sebelum denda dilakukan, Pemprov Jawa Barat melakukan edukasi pada April-Mei. Sementara Juni-Juli surat terguran. Nah sekarang denda dilakukan. “Kita bikin shock therapy saja. Siapa yang kena, denda dikirim ke aplikasi,” jelasnya. (Baca juga: Wisata Bali Dibuka 31 Juli, Wishnutama Wanti-wanti untuk Terapkan Protokol Kesehatan)

Mengenai efektivitas baru akan ketahuan minggu depan. Namun Kang Emil meyakini, warga akan kaget dalam 2 minggu awal. Selanjutnya akan terbiasa. ”Pake masker ini setara lockdown. Kalo nggak mau pake masker ya lockdown. Kalau lockdown maka ekonomi tidak jalan. Kita terus gaungkan,” ujarnya.
(poe)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KPK Dalami Kunjungan...
KPK Dalami Kunjungan Luar Negeri Ridwan Kamil hingga Penukaran Uang Miliaran Rupiah
KPK Panggil Asisten...
KPK Panggil Asisten Ridwan Kamil saat Jabat Gubernur Jabar terkait Kasus BJB
Sikapi Penyakit Super...
Sikapi Penyakit Super Flu di Indonesia, Menkes: Tak Mematikan seperti Covid-19
KPK Buka Peluang Periksa...
KPK Buka Peluang Periksa Aura Kasih terkait Dugaan Korupsi Bank BJB
KPK Buka Peluang Panggil...
KPK Buka Peluang Panggil Atalia Praratya dalam Kasus BJB
Ridwan Kamil Tegaskan...
Ridwan Kamil Tegaskan Kendaraan yang Disita KPK Dibeli Pakai Uang Pribadi
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Intervensi Rupiah Kuras...
Intervensi Rupiah Kuras Cadangan Devisa Rp37 Triliun per Bulan, Sistem Keuangan Dinilai Tak Sehat
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin...
Rupiah Tertekan, Ichsanuddin Noorsy: Beban Fiskal dan Sektor Riil Kian Berat
Rekomendasi
Dukung Fatwa MUI Jatim,...
Dukung Fatwa MUI Jatim, Asosiasi Minta Vape Legal Dibedakan dengan Penyalahgunaan Narkoba
Kepala BSKDN Kemendagri...
Kepala BSKDN Kemendagri Ajak Mahasiswa KKN Hadirkan Inovasi untuk Kemajuan Kepulauan Yapen
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Berita Terkini
Komisi IX DPR Cecar...
Komisi IX DPR Cecar BGN usai Pamer Dapat WTP dari BPK: Jangan-jangan Dibikin-bikin
ICW Soroti Mutasi ASN...
ICW Soroti Mutasi ASN Kementerian PU, Diduga Hanya Jadi Alat Balas Dendam
Febrie Adriansyah Dicecar...
Febrie Adriansyah Dicecar 18 Pertanyaan, Hotman: Sebatas Kasus PT Asabri
Prabowo: Anggaran Pertahanan...
Prabowo: Anggaran Pertahanan dan Polri jika Perlu Dikurangi untuk Hapus Kemiskinan
Palapa di Pundak Sang...
Palapa di Pundak Sang Jenderal: Gajah Mada, Sjafrie Sjamsoeddin, dan Siklus 7 Abad Nusantara
Usai Diperiksa Kejagung...
Usai Diperiksa Kejagung sebagai Tersangka, Febrie Adriansyah Tak Ditahan
Infografis
Siapa Lebih Unggul Pakistan...
Siapa Lebih Unggul Pakistan atau India dalam Senjata Nuklir?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved