Pidato Anas Urbaningrum di Monas Dinilai untuk Melunasi Janji

Senin, 17 Juli 2023 - 00:35 WIB
loading...
Pidato Anas Urbaningrum...
Anas Urbaningrum saat menyampaikan pidato politik di Silang Monas, Sabtu (16/7/2023). Foto: MPI/Dok
A A A
JAKARTA - Pidato politik Anas Urbaningrum di Silang Monas, Sabtu (16/7/2023), dinilai merupakan pemenuhan janji sumpahnya yang siap digantung jika terbukti terlibat korupsi Hambalang.

"Anas Urbaningrum (AU) sudah melunasi janjinya. Artinya, pidato beliau di Monas itu untuk menjernihkan drama kasus Hambalang, termasuk janjinya jika terbukti korupsi Hambalang itu," ujar Koordinator Jaringan Aktivis Nusantara (JAN) Romadhon Jasn, Minggu (16/7/2023).

Meskipun Anas Urbaningrum telah menjalani hukuman pidana, namun Romadhon tetap berkeyakinan bahwa Ketua Umum Partai Kebangkitan Nusantara (PKN) itu tidak bersalah. Faktanya, kata dia, dalam persidangan memang tidak terungkap dan tidak terbukti keterlibatan Anas dalam kasus Hambalang.

Ia melihat kasusnya dipaksakan dengan tujuan mengkriminalisasi dan menghancurkan karir politik Anas yang kehadirannya saat itu ibarat bayi lahir tapi tidak diinginkan.

Baca Juga: Ini Alasan Anas Urbaningrum Kembali Terjun ke Politik

"Ternyata fakta di persidangan justru tidak terungkap keterlibatan Anas di Hambalang. Masih ingat kan di sprindik muncul frasa dan proyek-proyek lain, kan aneh. Nah itu jelas dipaksakan, kriminalisasi namanya, karena Mas Anas seperti bayi lahir tapi tak diinginkan saat itu," kata Romadhon.

Aktivis asal Madura itu menganggap Anas Urbaningrum adalah korban politik rezim penguasa saat itu yang merasa tidak nyaman dan tidak puas dengan keberadaan Anas, terutama pasca terpilih sebagai ketua umum partai. Itu sebabnya, pelbagai operasi politik dilakukan untuk menjegal dan mengakhiri kekuasaan Anas sehingga dilengserkan dari pucuk pimpinan partai.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kasus Chromebook Dinilai...
Kasus Chromebook Dinilai Janggal, Kuasa Hukum Sebut Nadiem Makarim Dikriminalisasi
Tama S Langkun Soroti...
Tama S Langkun Soroti Banyaknya Kriminalisasi terhadap Pembela HAM, Termasuk Advokat
Ahli Hukum Bahas Potensi...
Ahli Hukum Bahas Potensi Kriminalisasi dari 2 Pasal di UU Tipikor
Anas dan 20 Kader Mundur,...
Anas dan 20 Kader Mundur, PKN Fokus Regenerasi dan Konsolidasi
Kejagung Bakal Sanksi...
Kejagung Bakal Sanksi Jajaran Kejari Karo Bila Tak Profesional Tangani Kasus Amsal Sitepu
Eks Wakapolri Oegroseno...
Eks Wakapolri Oegroseno Sebut Penetapan Tersangka Roy Suryo Cs Kriminalisasi
Dony Oskaria Kecam Kriminalisasi...
Dony Oskaria Kecam Kriminalisasi Kakek Mujiran: BUMN Harus Hadir untuk Rakyat
Konten Kreator Cinta...
Konten Kreator Cinta Ruhama Dilaporkan ke Polda Metro Jaya
Pakar Ingatkan Risiko...
Pakar Ingatkan Risiko Kriminalisasi Profesional terhadap Reformasi BUMN
Rekomendasi
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Begini Cara kerja AirTag...
Begini Cara kerja AirTag dan SmartTag, Pelacak Bluetooth Murah untuk Android dan iPhone
Beda Jauh dengan GPS,...
Beda Jauh dengan GPS, Kenapa AirTag dan Smart Tag Sering Telat Update Lokasi?
Berita Terkini
Akui Program Pemerintah...
Akui Program Pemerintah Banyak Kekurangan, Wapres Gibran: Kita Perbaiki Bersama
Megawati Tegaskan Prabowo...
Megawati Tegaskan Prabowo Bukan Musuh: Itu Teman Saya
BGN Evaluasi Insentif...
BGN Evaluasi Insentif SPPG Rp6 Juta per Hari
Istana Wapres Sebut...
Istana Wapres Sebut Tidak Ada Kesepakatan soal Tenggat Waktu Realisasikan Tuntutan Mahasiswa
Prabowo Terima Telepon...
Prabowo Terima Telepon Mahmoud Abbas, Tegaskan Indonesia Berdiri Bersama Palestina
BGN Pastikan Anggaran...
BGN Pastikan Anggaran MBG Dikurangi, Ini Alasannya
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved