Afrika Masa Depan Pertumbuhan Indonesia?

Senin, 17 Juli 2023 - 05:26 WIB
loading...
A A A
baca juga: Pacu Ekspor Produk Pangan Olahan Indonesia ke Afrika

Rangkaian kunjungan dilanjutkan ke Kongo. Di negeri tersebut, Luhut bertemu dengan Perdana Menteri RDK, Jean-Michael Sama Lukonde Kyenge. Isu kerja sama perekonomian masih menjadi bahasan utama, percepatan energi terbarukan, industri pertambangan yang berkelanjutan, dan pengembangan infrastruktur.

Selanjutnya Luhut menemui Presiden Republik Zimbabwe, Emmerson Mnangagwa, dan mendiskusikan lima isu strategis untuk memperkuat kerja sama ekonomi. Di antaranya industri pertambangan berkelanjutan dan transisi energi, bidang kesehatan, pengembangan infrastruktur transportasi, kerja sama hutan lestari, dan ekonomi digital. Untuk infrastruktur transportasi, Indonesia mengusulkan kerangka kerja sama dalam bidang perkeretaapian.

Perlu Akselerasi

Beranjak dari fakta-fakta tersebut, perkembangan kerja sama Indonesia dengan Afrika menunjukkan perkembangan positif. Namun, capaian yang telah diraih serta mengingat besarnya peluang pasar Afrika dan urgensinya, Indonesia membuka peluang pasar non-tradisional untuk menghadapi berbagai dinamika yang berpotensi menghambat pertumbuhan dan kemajuan negeri ini di masa depan, seperti ditunjukkan UE.

baca juga: Produk Indonesia Dijegal Uni Eropa, Mendag Bakal Garap Pasar Asia Selatan dan Afrika

Dari sisi penduduk misalnya, Afrika bukan hanya merupakan benua terbesar kedua setelah Asia dengan luas 30,37 juta km2, tapi juga wilayah bumi kedua yang paling banyak dihuni manusia setelah Asia, yakni 1,216 miliar berdasar sensus 2016 lalu. Jumlah itu tentu sangat menggiurkan bila bisa dikonversi menjadi pasar produk-produk Tanah Air.

Selain besarnya populasi, perekonomian Afrika mengarah ke tren stabil dan positif. Untuk 2023-2024 misalnya. Walaupun perekonomian global masih diperkirakan masih bergejolak, Bank Pembangunan Afrika dalam laporan ‘Prospek Ekonomi Makro Afrika(MEO)2023, memproyeksikan PDB rata-rata Afrika akan stabil pada 4%, naik dari 3,8% pada 2022. Kinerja positif tersebut akibat tingginya permintaan komoditas, karena banyak negara -negara mencari alternatif pangan dan energi sebagai respons perang Rusia vs Ukraina.

Bank Pembangunan Afrika menyebut, Afrika merupakan harta karun bagi investor cerdas global. Kendati demikian, kawasan ini harus berjuang untuk tingkat pertumbuhan yang lebih tinggi, ekonomi yang lebih inklusif, dan ketahanan yang lebih besar terhadap guncangan eksternal.

Berdasar data tersebut, Afrika merupakan entitas negara-negara yang sangat strategis untuk mendorong pertumbuhan dan kemajuan Indonesia. Perspektif tentang besarnya peluang tentu saja bukan hanya dilihat Indonesia, tapi banyak negara-negara lain yang memiliki kepentingan sama, termasuk China dalam dekade ini menunjukkan agresivitas di Afrika.

baca juga: Daftar 20 Negara Lolos Piala Dunia U-20 di Indonesia: Gambia dan Tunisia Lengkapi Wakil Afrika

Karena itu, Indonesia tidak memiliki pilihan lain selain melakukan akselerasi untuk menggarap pasar, mengintensifkan kerja sama ekonomi, dan membangun kolaborasi dengan negara-negara Afrika. Kerja sama bukan hanya melibatkan antarpemerintah, tapi juga BUMN dan perusahaan swasta.

Dibanding negara-negara lain, peluang Indonesia untuk mewujudkan tujuan tersebut lebih besar, mengingatkan sejarah panjang hubungan Indonesia-Afrika dan tingginya tingkat kepercayaan banyak negara Afrika terhadap Indonesia. Apalagi kepercayaan telah diperkuat dengan kapasitas Indonesia membangun proyek infrastruktur, seperti ditunjukkan WIKA maupun kemampuan teknologi pesawat terbang lewat PT DI.

Kehadiran Jokowi ke Afrika Selatan untuk menghadiri KTT BRICS dan diagendakan mengunjungi beberapa negara Afrika lain merupakan momen tepat untuk mengakselerasi kerja sama dan kolaborasi, serta memanfaatkan momentum tren positif dalam bidang perekonomian untuk mendongkrak pertumbuhan perekonomian dan mencapai kemajuan bersama di masa mendatang.

Selain memaksimalkan sektor perdagangan, manufaktur, infrastruktur, pengalaman Indonesia dalam sektor energi dan hilirisasi bahan tambang juga bisa menjadi opsi strategis untuk digarap, mengingatkan negara-negara Afrika memiliki sumber daya alam yang sangat besar.(*)

(hdr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Presiden Prabowo Terima...
Presiden Prabowo Terima 8 Duta Besar Negara Sahabat di Istana Merdeka
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Said Iqbal sebagai Penasihat Khusus Presiden Bidang Ketenagakerjaan dan Kesejahteraan Buruh
Prabowo Resmi Lantik...
Prabowo Resmi Lantik Nanik S Deyang Jadi Kepala BGN, Agustina dan Trenggono Wakil
Alasan Said Iqbal Bersedia...
Alasan Said Iqbal Bersedia Dilantik Prabowo Jadi Penasihat Khusus Presiden
Vesak Festival 2026,...
Vesak Festival 2026, Stafsus Menag Doakan Presiden Prabowo Diberi Kekuatan Memimpin Bangsa
Chatib Basri Sangkal...
Chatib Basri Sangkal Ditawari Prabowo Posisi Menkeu Gantikan Purbaya
Dasco Ungkap Tujuan...
Dasco Ungkap Tujuan Prabowo Panggil Chatib Basri-Luhut ke Istana
Setelah Chatib Basri,...
Setelah Chatib Basri, Menkes Merapat ke Istana Temui Prabowo
Rekomendasi
PTUN Serang Tutup Gugatan...
PTUN Serang Tutup Gugatan Yayasan Syarif Hidayatullah, Pengacara: Kepemilikan UIN Jakarta Kian Tegas
Kuasa Hukum Roy Suryo...
Kuasa Hukum Roy Suryo Beberkan Konstruksi Laporan Terhadap Lechumanan dan Rismon
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Berita Terkini
Luhut: Bansos ke Depan...
Luhut: Bansos ke Depan Tak Lagi Barang, Diberi Cash Transfer Rp5,4 Juta per Orang
Konstruksi Perkara Suap...
Konstruksi Perkara Suap Bupati Muara Enim, KPK: Ada Uang Rp500 Juta untuk Jaga Hubungan Baik
RDP di Komisi II, Dirjen...
RDP di Komisi II, Dirjen Bina Adwil Kemendagri Ungkap 5 Kunci Penataan Lahan Pasuruan
Polemik Voters Munas...
Polemik Voters Munas HIPMI Mengemuka: BPD DOB Pertanyakan Dasar Pengurangan Hak Suara
Geledah Kantor Wika,...
Geledah Kantor Wika, Kortas Tipikor Polri Sita Dokumen hingga Barbuk Elektronik
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved