Lika-Liku Ganjar Pranowo Menuju Pilpres 2024: Sempat Diasingkan dan Ditegur PDIP

Jum'at, 14 Juli 2023 - 05:16 WIB
loading...
A A A
"Karenanya, penting bagi kita untuk tetap menyuarakan dukungan kita kepada perjuangan Palestina merdeka," katanya.

Sikap Ganjar itu ternyata didukung Megawati. Dalam konferensi pers usai pertemuan dengan PPP di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/4/2023), Megawati angkat bicara mengenai penolakan Ganjar Pranowo terhadap timnas Israel dalam Piala Dunia U-20.

Dia juga menyinggung hasil survei elektabilitas Ganjar Pranowo usai Indonesia batal menjadi tuan rumah Piala Dunia U-20. Awalnya, Megawati berbicara ihwal dirinya yang tak mempercayai hasil survei yang ada.

Menurut dia, penolakan Ganjar terhadap timnas Israel bukan tanpa alasan jelas. “Survei, saya ini dulu belajar statistik lho. Jadi saya tahu lho sebenarnya beneran survei atau enggak. Kedua, gratisan lho, mana ada survei gratis,” kata Megawati dalam konferensi pers usai pertemuan dengan PPP di Kantor DPP PDIP, Menteng, Jakarta Pusat, Minggu (30/4/2023).

Dia juga menilai media massa perlu memberikan edukasi kepada rakyat. "Untuk main bolanya, setuju banget. Tetapi ada loh yang lebih harus dipikirkan. Itu konstitusi kita," katanya.

Lantas, Mega turut menyinggung ihwal hasil Konferensi Tingkat Tinggi Asia-Afrika. Saat itu, kata Mega, Indonesia telah mempunyai sikap atas perang di tanah Palestina.

"Pertama, tetap perjuangkan kemerdekaan Palestina. Kedua tidak membuka hubungan diplomatik kepada Israel dan lain-lain," tutur Mega.

"Jadi bukan urusannya, wah Pak Ganjar, surveinya (turun, red). Saya sudah bilang, halah survei kan apa bisa," tutur Mega.

10. Dapat dukungan banyak relawan

Lika-Liku Ganjar Pranowo Menuju Pilpres 2024: Sempat Diasingkan dan Ditegur PDIP

Sahabat Ganjar merupakan salah satu kelompok relawan pendukung Ganjar Pranowo maju ke Pilpres 2024. Foto: Istimewa

Ganjar merupakan salah satu tokoh yang banyak didukung relawan untuk maju ke Pilpres 2024. Kemunculan berbagai kelompok relawan pendukung Ganjar ini jauh sebelum pengumuman capres dari PDIP.

Jumlah organisasi relawan pendukung Ganjar di Pilpres 2024 terus meningkat. Berdasarkan catatan Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres 2024 DPP Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (TKRPP-PDIP) saat ini sebanyak 1.375 organisasi relawan telah mendaftar menjadi pendukung Ganjar.

Dari jumlah tersebut, 795 organisasi di antaranya telah terverifikasi oleh TKRPP-PDIP. Hal ini dilaporkan Ketua Tim Koordinasi Relawan Pemenangan Pilpres 2024 PDIP Ahmad Basarah dalam acara peresmian Rumah Aspirasi Relawan Ganjar Pranowo, di Jalan Diponogoro, Jakarta Pusat, Kamis (1/6/2023).

Basarah melaporkan bahwa timnya telah membuka pendaftaran organisasi relawan yang ingin menjadi pendukung Ganjar. Sampai saat ini, kata dia, sebanyak 1.375 organ telah mendaftar.

11. Diumumkan jadi capres di Istana Batu Tulis

Lika-Liku Ganjar Pranowo Menuju Pilpres 2024: Sempat Diasingkan dan Ditegur PDIP

Foto: Dok PDIP

Jumat, 21 April 2023 menjadi hari yang bersejarah bagi Ganjar. Dia diumumkan sebagai capres dari PDIP oleh Megawati saat itu di Istana Batu Tulis, Bogor, Jawa Barat.

“Maka pada jam 13.45 dengan mengucapkan Bismillahhirohmannirahim menetapkan saudara Ganjar Pranowo sekarang adalah Gubernur Jawa Tengah sebagai kader dan petugas partai untuk ditingkatkan penugasannya sebagai calon presiden Rrepublik Indonesia dari PDIP,” ujar Megawati.

Ganjar mengaku gemetar saat ditunjuk langsung oleh Megawati sebagai calon RI 1. Dirinya mengaku tidak menyangka bisa ditunjuk sebagai capres, karena berasal dari keluarga yang sederhana. Ganjar mengungkapkan hal tersebut dalam acara Deklarasi Relawan Gapura Nusantara di Klub Kelapa Gading, Jakarta, Sabtu (10/6/2023).

"Saya sejak tanggal 21 April itu, PDI Perjuangan diberikan oleh Ibu Mega menjadi calon presiden saya gemetar saat itu, karena saya persis sama seperti bapak ibu, orang biasa saja dari bapak saya pensiunan polisian pada saat itu," ungkap Ganjar.

Dia pun membeberkan bahwa orang tuanya sempat punya utang. Utang orang tuanya itu baru bisa lunas ketika anak-anaknya telah bekerja. "Pada saat itu hidup harus membayar utang dari bulan ke bulan. Demikian seterusnya dan gaji kami anak-anaknya harus membayar utang orang tua, jadi kami tidak hidup dalam kesempatan yang mewah," kata Ganjar.

Ganjar juga mengungkapkan akan dihukum sang ayah jika menyemir sepatu tidak sampai mengkilat. "Sederhana bahkan, hanya sekadar nyemir sepatu, kalau tidak mengkilat kita disuruh lari. Mungkin sekarang anak-anak TNI Polri sudah tidak kenal lagi apa itu membrasuh, yang tua pasti tahu," pungkasnya.

Adapun partai politik (parpol) pendukung Ganjar saat ini adalah PDIP, Partai Persatuan Indonesia (Perindo), PPP, dan Partai Hanura. Sekretaris Jenderal PDIP Hasto Kristiyanto mengatakan bahwa ada beberapa parpol lain yang akan bergabung mengusung Ganjar Pranowo sebagai capres di Pilpres 2024.

Untuk itu, pihaknya terus membuka komunikasi. Hasto menyampaikan partai-partai politik yang akan bergabung bersama PDIP masih meminta waktu setidaknya hingga akhir Juli dan Agustus.

"Terus komunikasi dilakukan, cuma ada partai kan 'tolong saya dikasih waktu sampai akhir Juli'. Ada partai yang mengatakan 'tolong saya dikasih waktu sampai pertengahan Agustus'. Sehingga berbagai pendekatan-pendekatan terus dilakukan," ujar Hasto saat ditemui di Rumah Aspirasi Relawan, Jalan Diponegoro, Menteng, Jakarta Pusat, Sabtu (8/7/2023).
(rca)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wacana Kopdes Sebarkan...
Wacana Kopdes Sebarkan Bansos, Selly PDIP: Jangan Sampai Mengulang Masalah
Sangat Sulit bagi Kaesang...
Sangat Sulit bagi Kaesang Saingi Popularitas Puan Maharani di Dapil Jateng V
Kaesang Nyaleg di Dapil...
Kaesang Nyaleg di Dapil Puan: Ujian Pengaruh Jokowi di Kandang Banteng PDIP
Resmikan Monumen Kudatuli,...
Resmikan Monumen Kudatuli, Megawati: Menggambarkan Kesabaran Revolusioner
30 Tahun Kudatuli, Megawati...
30 Tahun Kudatuli, Megawati Resmikan Monumen dan Sampaikan Pesan Tegas: Jangan Terjadi Lagi!
Kaesang Tantang Puan...
Kaesang Tantang Puan di Pileg 2029, Ganjar Yakin Jateng Tetap Kandang Banteng
Hardiyanto Kenneth PDIP...
Hardiyanto Kenneth PDIP Apresiasi Pemprov DKI Jakarta Luncurkan Mobil Klinik Hewan Keliling
Megawati Ziarah ke Makam...
Megawati Ziarah ke Makam Bung Karno, Hasto: Untuk Merawat Api Perjuangan yang Tak Pernah Padam
SDN di NTT Dibongkar...
SDN di NTT Dibongkar untuk KDMP, Andreas PDIP: Jangan Korbankan Program Lainnya
Rekomendasi
Salip Nvidia, Apple...
Salip Nvidia, Apple Kembali Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia
Wisudawan S3 Termuda...
Wisudawan S3 Termuda UGM Ungkap Perjuangan Raih Gelar Doktor, Lulus dengan IPK 3,99
Karhutla Landa Sejumlah...
Karhutla Landa Sejumlah Wilayah di Pulau Jawa, 11,4 Hektare Lahan Terbakar
Berita Terkini
Dasar Penetapan Febrie...
Dasar Penetapan Febrie sebagai Tersangka TPPU Dipertanyakan
Mantan Dirut PGN Dituntut...
Mantan Dirut PGN Dituntut 5 Tahun Penjara dalam Kasus Korupsi Jual Beli Gas
Memanfaatkan Limbah...
Memanfaatkan Limbah Kelapa Sawit Jadi Produk UMKM
KPK Kembali Tahan Tersangka...
KPK Kembali Tahan Tersangka Kasus Dana Hibah Jatim, Kali Ini Anggota DPRD Mahrus Ali
Daftar Nama 19 Calon...
Daftar Nama 19 Calon Hakim Agung dan 4 Hakim Ad Hoc Lolos Seleksi Kesehatan dan Kepribadian
Wacana Kopdes Sebarkan...
Wacana Kopdes Sebarkan Bansos, Selly PDIP: Jangan Sampai Mengulang Masalah
Infografis
Perburuan Sepatu Emas...
Perburuan Sepatu Emas Piala Dunia 2026: Messi Dihantui Haaland dan Mbappe!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved