Cholil Nafis Tercengang Ternyata Masih Banyak Pengikut NII
Minggu, 09 Juli 2023 - 13:26 WIB
loading...
Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH M Cholil Nafis (kiri) telah menyampaikan keynote speaker dengan Tema Pancasila dan Islam Memupuk Nasionalisme di Pendopo Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (9/7/2023) pagi. Foto/Istimewa
A
A
A
JAKARTA - Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH M Cholil Nafis mengaku tercengang ternyata masih banyak pengikut Negara Islam Indonesia (NII). Dia telah menyampaikan keynote speaker dengan Tema “Pancasila dan Islam Memupuk Nasionalisme” di Pendopo Kabupaten Garut, Jawa Barat, Minggu (9/7/2023) pagi.
“Saya tercengang benar-benar kaget ternyata masih banyak pengikut NII. Menurut paparan sambutan Kepala Kesbangpol Kabupaten Garut, bahwa realitanya masih ada aparatur yang menjadi pengikut NII,” kata Cholil Nafis dalam keterangen tertulisnya.
Dalam Halaqoh Penguatan Islam Wasathiyah untuk mengokohkan Ideologi Pancasila dan NKRI yang digelar MUI Kabupaten Garut, Ketua Umum MUI Kabupaten Garut K.H. Sirojul Munir juga menyampaikan kecolongan karena ada pengurus MUI dari NII yang sekarang sudah dikeluarkan. “Demikian cerita Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Garut yang masih ada penyuluh agama terpapar NII,” tuturnya.
Baca juga: Cholil Nafis Ingatkan Utamakan Moralitas untuk Mencapai Tujuan Politik
“Saya tercengang benar-benar kaget ternyata masih banyak pengikut NII. Menurut paparan sambutan Kepala Kesbangpol Kabupaten Garut, bahwa realitanya masih ada aparatur yang menjadi pengikut NII,” kata Cholil Nafis dalam keterangen tertulisnya.
Dalam Halaqoh Penguatan Islam Wasathiyah untuk mengokohkan Ideologi Pancasila dan NKRI yang digelar MUI Kabupaten Garut, Ketua Umum MUI Kabupaten Garut K.H. Sirojul Munir juga menyampaikan kecolongan karena ada pengurus MUI dari NII yang sekarang sudah dikeluarkan. “Demikian cerita Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Garut yang masih ada penyuluh agama terpapar NII,” tuturnya.
Baca juga: Cholil Nafis Ingatkan Utamakan Moralitas untuk Mencapai Tujuan Politik
Lihat Juga :