Pembelian Pesawat Tempur Mirage Bekas Dinyinyiri, Prabowo Beri Penjelasan
Jum'at, 07 Juli 2023 - 17:54 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Prabowo menjelaskan, negara sebesar Indonesia tidak boleh mengalami kekosongan alat utama sistem persenjataan (alutsista). Dengan proses refurbishment pesawat tempur yang membutuhkan waktu selama 18 bulan, Prabowo menegaskan, pembelian pesawat bekas pun sangat potensial dilakukan.
Baca juga: Menhan Prabowo Ungkap Alasan Pembelian 12 Jet Tempur Mirage 2000-5 Qatar
"Ya jadi sebagaimana diketahui kita harus bangun kekuatan pertahanan kita, deterrent kita, kekuatan penangkal, dan saat ini banyak sekali pesawat kita yang sudah tua dan harus kita refurbished. Kita sedang perbaiki," kata Prabowo saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/6/2023).
Contohnya pesawat Dassault Rafale dan F-15 Super Eagle yang sudah tua. Pembelian pesawat bekas menjadi langkah yang tepat. Berdasarkan kontrak, kedatangan tiga pesawat Rafale pertama baru akan terlaksana pada Januari 2026.
Sementara itu kontrak pesawat F-15 masih dalam tahap pembahasan Letter of Offer and Acceptance oleh Pemerintah Amerikas Serikat dengan skema FMS (Foreign Military Sales).
Baca juga: Menhan Prabowo Ungkap Alasan Pembelian 12 Jet Tempur Mirage 2000-5 Qatar
"Ya jadi sebagaimana diketahui kita harus bangun kekuatan pertahanan kita, deterrent kita, kekuatan penangkal, dan saat ini banyak sekali pesawat kita yang sudah tua dan harus kita refurbished. Kita sedang perbaiki," kata Prabowo saat ditemui di Bandung, Jawa Barat, Kamis (15/6/2023).
Contohnya pesawat Dassault Rafale dan F-15 Super Eagle yang sudah tua. Pembelian pesawat bekas menjadi langkah yang tepat. Berdasarkan kontrak, kedatangan tiga pesawat Rafale pertama baru akan terlaksana pada Januari 2026.
Sementara itu kontrak pesawat F-15 masih dalam tahap pembahasan Letter of Offer and Acceptance oleh Pemerintah Amerikas Serikat dengan skema FMS (Foreign Military Sales).
(abd)
Lihat Juga :