RUU Cipta Kerja, Anggota DPD Tolak Kewenangan Daerah Ditarik ke Pusat

Minggu, 26 Juli 2020 - 19:24 WIB
loading...
RUU Cipta Kerja, Anggota...
Anggota Dewan Perwakilan Daerah (DPD) Abdul Rachman Thaha. Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pemerintah bersama Badan Legislasi DPR dan Dwan Perawakilan Daerah (DPD) tengah membahas Rancangan Undang-Undang (RUU) tentang Cipta Kerja.

Anggota DPD Abdul Rachman Thaha mengakui ada beberapa klaster atau permasalahan yang dibahas seperti penataan ruang dan pengadaan lahan.

Kendati demikian, Abdul Rachman mengatakan pihaknya menolak jika administrasi pemerintahan yang selama ini menjadi kewenangan daerah menjadi tersentral ke pusat.

"Pada dasarnya kami menolak untuk hal bahwa kewenangan daerah semua akan di tarik ke pusat, di sisi lain RUU cipta kerja ini punya sisi positif dan negatif. Kalau secara pribadi saya melihat, ada baiknya juga sih untuk percepatan prekonomian misalnya, tapi tidak semestinya kewenangan yang ada di daerah di tarik ke pusat semua," kata Senator dari Sulawesi Tengah ini dalam keterangan tertulisnya, Minggu (26/7/2020).

Menurut dia, masing-masing daerah itu berbeda karakter. Misalnya penggunaan tata ruang, baik provinsi, kabupaten dan kota.

Dia menegaskan, setiap daerah dalam hal ini kearifan lokalnya perlu dipertimbangkan oleh pemerintah pusat juga.

"Pada dasarnya kami ini tidak menolak keseluruhan dari pada RUU cipta kerja ini. Dari segi positifnya ada baiknya juga, tapi sisi negatifnya ada juga yang saya sampaikan tadi seperti itu, pada intinya kami menolak pointers dalam hal kewenangan daerah ditarik ke pusat," tuturnya.(Baca juga: DPR Akan Pelajari Kajian Muhammadiyah tentang RUU Cipta Kerja )
(dam)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
DPD RI Gelar DPD Award...
DPD RI Gelar DPD Award 2025 Perdana, Sultan Najamudin: Saatnya Temukan Pahlawan Lokal di Daerah
Ribuan Kantong Darah...
Ribuan Kantong Darah Terkumpul, Aksi DPD RI Selaras Asta Cita Presiden Prabowo
Ketua DPD Tekankan Pentingnya...
Ketua DPD Tekankan Pentingnya Kerja Sama Bareng Ombudsman
3 Anggota DPD Termuda...
3 Anggota DPD Termuda Periode 2024-2029, 2 di Antaranya Lulusan Kedokteran
Istimewanya FGD Penguatan...
Istimewanya FGD Penguatan Peran DPD di Yogyakarta
Uhuy! Ini 3 Faktor Komeng...
Uhuy! Ini 3 Faktor Komeng Bisa Raih Lebih dari 1 Juta Suara
Sultan Bachtiar Najamudin...
Sultan Bachtiar Najamudin Terpilih sebagai Ketua DPD RI Periode 2024-2029
Sah! 152 Anggota DPD...
Sah! 152 Anggota DPD RI Periode 2024-2029 Resmi Dilantik
Demo Kawal Gugatan UU...
Demo Kawal Gugatan UU Cipta Kerja, Sesama Buruh Sempat Terjadi Gesekan
Rekomendasi
LM FEB UI Tekankan Pentingnya...
LM FEB UI Tekankan Pentingnya Merekayasa Human Performance di Era AI
Janji Manis Ledakan...
Janji Manis Ledakan Ekonomi Piala Dunia 2026, Awas! Tensi Geopolitik Bisa Bikin Zonk
Pesta Akbar Piala Dunia...
Pesta Akbar Piala Dunia 2026, Tiga Upacara Pembukaan Digelar
Berita Terkini
Dubes Wang Lutong Ungkap...
Dubes Wang Lutong Ungkap Purbaya Bakal ke China Pekan Depan, Bahas Apa?
Ketum Rampai Nusantara:...
Ketum Rampai Nusantara: Kami Yakin Roy Suryo Akan Segera Ditahan
Yusril Bicara Kedekatan...
Yusril Bicara Kedekatan Prabowo-Trump, Sebut Hubungan RI-AS Tak Sekadar Urusan Pemerintah
Jelang Muktamar ke-35,...
Jelang Muktamar ke-35, Calon Ketum PBNU Gus Salam Silaturahmi dengan PWNU dan PCNU se-NTT
AS Rayakan 250 Tahun...
AS Rayakan 250 Tahun Kemerdekaan, Soroti Masa Depan Kemitraan Strategis dengan Indonesia
Kejagung Limpahkan 11...
Kejagung Limpahkan 11 Tersangka Kasus Korupsi Ekspor CPO ke Jaksa Penuntut Umum
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved