Muhadjir Effendy Masuk Bursa Cawapres 2024, Begini Respons Muhammadiyah
Kamis, 22 Juni 2023 - 17:04 WIB
loading...
Ketua PP Muhammadiyah yang juga Menteri Koordinator Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy masuk bursa Cawapres 2024. Foto/Dok SINDO
A
A
A
JAKARTA - Ketua PP Muhammadiyah yang juga Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy masuk bursa Cawapres 2024. Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti merespons dan menyebut pencalonan presiden-wapres sepenuhnya menjadi kewenangan parpol.
Menurut Mu'ti, sejak awal Muhammadiyah ingin agar soal capres-cawapres ini spektrumnya diperluas. Selain itu, pilihan-pilihan atau alternatifnya juga diperluas.
"Sehingga masuknya nama Pak Muhadjir sebagai salah satu nama calon wakil presiden, menurut saya sebagai suatu respons dari partai politik atas usulan Muhammadiyah, supaya kita ini tidak di-fait accompli' oleh partai politik dengan figur yang itu-itu saja," kata Mu'ti seusai Media Gathering PP Muhammadiyah di Auditorium Lantai 6 Masjid At-Tanwir Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (22/6/2023).
Mu'ti menambahkan, seseorang bisa jadi masuk survei atau tidak itu bukan terjadi secara alamiah. "Karena itu, masih ada waktu bagi partai-partai politik untuk mendengar aspirasi dari banyak pihak dan juga memberikan penilaian terhadap figur yang muncul supaya rakyat diberi banyak alternatif," ujarnya.
Baca Juga: Muhadjir Effendy Dinilai Layak Jadi Cawapres, Akademisi Ungkap Alasannya
Apalagi, kata Mu'ti, kewenangan secara konstitusional untuk mencalonkan presiden dan wakil presiden ada di tangan parpol. "Dan rakyat ini kan nanti tinggal memilih apa yang dipilih parpol," katanya.
![Muhadjir Effendy Masuk Bursa Cawapres 2024, Begini Respons Muhammadiyah]()
Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti. Foto/SINDOnews/Dzikry Subhanie
Menurut Mu'ti, sejak awal Muhammadiyah ingin agar soal capres-cawapres ini spektrumnya diperluas. Selain itu, pilihan-pilihan atau alternatifnya juga diperluas.
"Sehingga masuknya nama Pak Muhadjir sebagai salah satu nama calon wakil presiden, menurut saya sebagai suatu respons dari partai politik atas usulan Muhammadiyah, supaya kita ini tidak di-fait accompli' oleh partai politik dengan figur yang itu-itu saja," kata Mu'ti seusai Media Gathering PP Muhammadiyah di Auditorium Lantai 6 Masjid At-Tanwir Gedung Dakwah Muhammadiyah, Jakarta, Kamis (22/6/2023).
Mu'ti menambahkan, seseorang bisa jadi masuk survei atau tidak itu bukan terjadi secara alamiah. "Karena itu, masih ada waktu bagi partai-partai politik untuk mendengar aspirasi dari banyak pihak dan juga memberikan penilaian terhadap figur yang muncul supaya rakyat diberi banyak alternatif," ujarnya.
Baca Juga: Muhadjir Effendy Dinilai Layak Jadi Cawapres, Akademisi Ungkap Alasannya
Apalagi, kata Mu'ti, kewenangan secara konstitusional untuk mencalonkan presiden dan wakil presiden ada di tangan parpol. "Dan rakyat ini kan nanti tinggal memilih apa yang dipilih parpol," katanya.

Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir dan Sekum PP Muhammadiyah Abdul Mu'ti. Foto/SINDOnews/Dzikry Subhanie
Lihat Juga :