Cholil Nafis Ingatkan Utamakan Moralitas untuk Mencapai Tujuan Politik
Selasa, 20 Juni 2023 - 10:35 WIB
loading...
A
A
A
Cholil juga menegaskan bahwa preferensi politik orang bisa saja berdasarkan selera masing-masing seperti kesamaan suku, agama, ras atau hal-hal lain karena adanya pertemuan emosi. ”Tetapi yang terpenting adalah bagaimana satu sama lain tetap saling menghargai dan menghormati,” kata Cholil.
Karena itu, hasrat politik jangan sampai melupakan seseorang pada ranah-ranah publik yang menjadi simbol pemersatu. Artinya, ada tempat tertentu yang tidak boleh digunakan untuk kampanye atau untuk mendukung salah satu calon atau pasangan calon, contohnya masjid dan tempat ibadah lainnya.
"Kalau masjid digunakan untuk politik praktis, misal kampanye capres X saja, maka dijamin jamaahnya bubar," tegas Cholil.
Menurut dia kalaupun masjid akan digunakan untuk politik, maka yang dimaksud adalah politik kebangsaan dan keadaban, yaitu politik untuk mempersatukan umat. Menjelaskan tata nilai politik yang luhur dan cita-cita pendiri bangsa Indonesia.
Karena itu, hasrat politik jangan sampai melupakan seseorang pada ranah-ranah publik yang menjadi simbol pemersatu. Artinya, ada tempat tertentu yang tidak boleh digunakan untuk kampanye atau untuk mendukung salah satu calon atau pasangan calon, contohnya masjid dan tempat ibadah lainnya.
"Kalau masjid digunakan untuk politik praktis, misal kampanye capres X saja, maka dijamin jamaahnya bubar," tegas Cholil.
Menurut dia kalaupun masjid akan digunakan untuk politik, maka yang dimaksud adalah politik kebangsaan dan keadaban, yaitu politik untuk mempersatukan umat. Menjelaskan tata nilai politik yang luhur dan cita-cita pendiri bangsa Indonesia.
(muh)
Lihat Juga :