Ganjar dan Prabowo Butuh Cawapres yang Tidak Pro atau Kontra Pemerintah
Sabtu, 17 Juni 2023 - 13:37 WIB
loading...
A
A
A
Lantas, Dedi pun membagikan bagaimana memunculkan tokoh-tokoh yang yang punya daya jual, dan juga tokoh yang menjadi antitesa daripada tokoh-tokoh yang muncul di Pemilu 2014 dan 2019. Harus dicari tokoh-tokoh yang bisa melawan hegemoni dari pertentangan di pemilu-pemilu sebelumnya. Artinya, 2024 akan menjadi pertempuran cawapres dari kelompok-kelompok yang kira-kira bisa menempatkan diri dan diterima oleh kelompok masyarakat, sekaligus diterima kelompok pemerintah.
Apalagi, Dedi melanjutkan bahwa Pilpres 2024 ini kental dengn isu keterlibatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara langsung, yang ditunjukkan lewat endorsemen terhadap satu dua kandidat capres. Presiden juga memiliki basis massa relawan sendiri yang sudah ada sejak 2014 dan masih eksis sampai hari ini.
“Sehingga mau tidak mau harus ada tokoh cawapres itu bagi kelompok yang pro-pemerintah. Misalnya Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto mereka perlu tokoh-tokoh yang kira-kira punya penerimaan publik kontra pemerintah lebih besar untuk terpilih sebagai cawapresnya,” terangnya.
Merujuk pada hasil survei IPO, Dedi mengungkapkan ada nama-nama seperti TGB Zainul Majdi dan juga Erick Thohir. Alasannya, TGB termasuk tokoh yang dianggap semi berpihak pada pemerintah, karena Partai Perindo juga sejauh ini tidak menyatakan kontra atau menyatakan pro pemerintah, karena mereka berada di luar parlemen.
Apalagi, Dedi melanjutkan bahwa Pilpres 2024 ini kental dengn isu keterlibatan Presiden Joko Widodo (Jokowi) secara langsung, yang ditunjukkan lewat endorsemen terhadap satu dua kandidat capres. Presiden juga memiliki basis massa relawan sendiri yang sudah ada sejak 2014 dan masih eksis sampai hari ini.
“Sehingga mau tidak mau harus ada tokoh cawapres itu bagi kelompok yang pro-pemerintah. Misalnya Ganjar Pranowo atau Prabowo Subianto mereka perlu tokoh-tokoh yang kira-kira punya penerimaan publik kontra pemerintah lebih besar untuk terpilih sebagai cawapresnya,” terangnya.
Merujuk pada hasil survei IPO, Dedi mengungkapkan ada nama-nama seperti TGB Zainul Majdi dan juga Erick Thohir. Alasannya, TGB termasuk tokoh yang dianggap semi berpihak pada pemerintah, karena Partai Perindo juga sejauh ini tidak menyatakan kontra atau menyatakan pro pemerintah, karena mereka berada di luar parlemen.
Lihat Juga :