Komandan Kodiklat TNI AD Berkarier Moncer Jenderal Bintang 4, Nomor 1 dan 5 Mertua-Menantu
Jum'at, 16 Juni 2023 - 19:50 WIB
loading...
A
A
A
Jenderal TNI (HOR) (Purn) Abdullah Mahmud (AM) Hendropriyono menjabat sebagai Komandan Kodiklat TNI AD pada periode 1994-1996. Itu adalah jabatan tertinggi yang diemban Hendropriyono dalam karier militernya.
Setelah pensiun, tentara kelahiran Yogyakarta, 7 Mei 1945 kemudian masuk ke pemerintahan. Menjelang lengser, Presiden Soeharto menunjuk Hendropriyono menjadi Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan. Jabatan itu tetap diemban di era Presiden BJ Habibie.
AM Hendropriyono mendapatkan pangkat jenderal kehormatan (HOR) di era Presiden Megawati Soekarnoputi. Waktu itu, prajurit Kopassus itu menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen
Negara (BIN) periode 2001-2004.
![Komandan Kodiklat TNI AD Berkarier Moncer Jenderal Bintang 4, Nomor 1 dan 5 Mertua-Menantu]()
FOTO/DOK.SINDOnews
Luhut Binsar Pandjaitan juga pernah menjabat sebagai Komandan Kodiklat TNI AD pada periode 1997-1998. Sama seperti Hendropriyono, itu merupakan jabatan terakhir Luhut di
militer sebelum pensiun.
Luhut juga terjun ke pemerintahan setelah meninggalkan dunia militer. Tentara kelahiran Tapanuli Utara, Sumatera Utara, 28 September 1947 itu diangkat menjadi Duta Besar RI untuk Singapura oleh Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Setahun kemudian, Gus Dur menariknya kembali ke Tanah Air untuk membantu kabinet menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Menperindag).
Prajurit yang besar di Kopassus itu mendapatkan jenderal kehormatan saat menjabat Menperindag. Saat ini Luhut menjadi orang kepercayaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
![Komandan Kodiklat TNI AD Berkarier Moncer Jenderal Bintang 4, Nomor 1 dan 5 Mertua-Menantu]()
FOTO/DOK.TNI AD
Jenderal TNI (Purn) Budiman menjabat sebagai Komandan Kodiklat TNI AD periode 2010-2011. Ia merupakan lulusan terbaik Akabri 1978 penerima Adhi Makayasa.
Setahun menjabat Komandan Kodiklat TNI AD, tentara kelahiran Jakarta, 25 September 1956 itu kemudian dimutasi menjadi Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad). Dua tahun kemudian, Budiman ditugaskan ke luar institusi TNI menjadi Sekjen Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Setelah pensiun, tentara kelahiran Yogyakarta, 7 Mei 1945 kemudian masuk ke pemerintahan. Menjelang lengser, Presiden Soeharto menunjuk Hendropriyono menjadi Menteri Transmigrasi dan Pemukiman Perambah Hutan. Jabatan itu tetap diemban di era Presiden BJ Habibie.
AM Hendropriyono mendapatkan pangkat jenderal kehormatan (HOR) di era Presiden Megawati Soekarnoputi. Waktu itu, prajurit Kopassus itu menjabat sebagai Kepala Badan Intelijen
Negara (BIN) periode 2001-2004.
2. Jenderal TNI (HOR) (Purn) Luhut Binsar Pandjaitan

FOTO/DOK.SINDOnews
Luhut Binsar Pandjaitan juga pernah menjabat sebagai Komandan Kodiklat TNI AD pada periode 1997-1998. Sama seperti Hendropriyono, itu merupakan jabatan terakhir Luhut di
militer sebelum pensiun.
Luhut juga terjun ke pemerintahan setelah meninggalkan dunia militer. Tentara kelahiran Tapanuli Utara, Sumatera Utara, 28 September 1947 itu diangkat menjadi Duta Besar RI untuk Singapura oleh Presiden Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Setahun kemudian, Gus Dur menariknya kembali ke Tanah Air untuk membantu kabinet menjadi Menteri Perindustrian dan Perdagangan (Menperindag).
Prajurit yang besar di Kopassus itu mendapatkan jenderal kehormatan saat menjabat Menperindag. Saat ini Luhut menjadi orang kepercayaan Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan menjabat sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi.
3. Jenderal TNI (Purn) Budiman

FOTO/DOK.TNI AD
Jenderal TNI (Purn) Budiman menjabat sebagai Komandan Kodiklat TNI AD periode 2010-2011. Ia merupakan lulusan terbaik Akabri 1978 penerima Adhi Makayasa.
Setahun menjabat Komandan Kodiklat TNI AD, tentara kelahiran Jakarta, 25 September 1956 itu kemudian dimutasi menjadi Wakil Kepala Staf TNI Angkatan Darat (Wakasad). Dua tahun kemudian, Budiman ditugaskan ke luar institusi TNI menjadi Sekjen Kementerian Pertahanan (Kemhan).
Lihat Juga :