Yerry Tawalujan Dorong KPK Selidiki Harta Tak Wajar Bupati Bolmut

Rabu, 14 Juni 2023 - 20:09 WIB
loading...
Yerry Tawalujan Dorong...
Juru bicara nasional Partai Perindo, Yerry Tawalujan menyoroti penyelidikan KPK kepemilikan harta kekayaan yang tidak wajar Bupati Bolmut, Depri Pontoh. FOTO/DOK.MPI
A A A
JAKARTA - Juru bicara nasional Partai Perindo, Yerry Tawalujan menyoroti penyelidikan KPK atas Bupati Bolaang Mongondow Utara (Bolmut), Depri Pontoh terkait dugaan korupsi karena kepemilikan harta kekayaan yang tidak wajar mengatasnamakan anaknya.

"Kami meminta KPK mengusut tuntas kasus dugaan korupsi karena adanya kepemilikan harta kekayaan tak wajar oleh Bupati Bolmut atas nama anaknya," kata Yerry, Rabu (14/6/2023).

Ketua DPP Partai Perindo Bidang Sosial dan Kesejahteraan Rakyat Yerry Tawalujan, yang merupakan bacaleg DPR RI dari Partai Perindo Dapil Sulawesi Utara itu, meminta KPK tetap memakai azas praduga tak bersalah dan memberikan kesempatan kepada Bupati Bolmut untuk mengklarifikasi sumber kekayaannya.

Baca juga: KPK Klarifikasi Laporan Harta Kekayaan Pejabat Pajak dan Bupati Bolaang Mongondow Timur

Politisi Partai Perindo, partai yang dikenal peduli rakyat kecil, gigih memperjuangkan penciptaan lapangan kerja, dan Indonesia sejahtera itu, melanjutkan, sebenarnya memiliki harta kekayaan merupakan hal yang sah-sah saja. Namun, karena kekayaan tersebut mengatasnamakan anak bupati yang masih berusia 21 tahun, sehingga dianggap tidak wajar dan dinilai perlu ada penyelidikan.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Penampakan Bupati Lombok...
Penampakan Bupati Lombok Barat Lalu Ahmad Zaini Pakai Rompi Oranye KPK
Dirikan LBH, Jro Bima:...
Dirikan LBH, Jro Bima: Perindo Bali Harus Jadi Rumah Keadilan
KPK Tetapkan Bupati...
KPK Tetapkan Bupati Lombok Barat Tersangka Dugaan Suap dan Gratifikasi
Alasan KPK Kembalikan...
Alasan KPK Kembalikan Mobil Noel Ebenezer
57% Generasi Produktif...
57% Generasi Produktif di Pemilu 2029, Perindo Dorong Sinergi KPU dan Partai Perkuat Pendidikan Pemilih
KPK Masih Periksa 8...
KPK Masih Periksa 8 Orang Terkait OTT Lombok Barat: Bupati, Kepala Dinas, hingga Sopir
Bupati Lombok Barat...
Bupati Lombok Barat Terjaring OTT KPK, 7 Orang Langsung Diboyong ke Jakarta
Apresiasi Prabowo soal...
Apresiasi Prabowo soal Blok Masela, Welhelm Perindo: Perkuat Ekonomi Kerakyatan, Bangun Poros Baru Indonesia Timur
Gelar Sekolah Politik,...
Gelar Sekolah Politik, Partai Perindo Perkuat Fondasi Kaderisasi Menuju Pemilu di Kabupaten Bogor
Rekomendasi
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan...
Bea Cukai Tak Jadi Dibubarkan Prabowo, Ini Alasannya
Zero ODOL Dinilai Jadi...
Zero ODOL Dinilai Jadi Titik Awal Perkuat Keselamatan Transportasi
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
Berita Terkini
Cerita Megawati Pergoki...
Cerita Megawati Pergoki Intelijen: Hidup Saya Ini Diinteli Terus
Pakar Hukum: Secara...
Pakar Hukum: Secara Yuridis Pemeriksaan Mantan Jampidsus Tak Perlu Izin Kapolri dan Pejabat Negara Lainnya
Anggaran Rehab-Rekon...
Anggaran Rehab-Rekon Mulai Didistribusikan, Tito Minta K/L Informasikan Rencana Program pada Kepala Daerah
Roy Suryo: Rismon Tak...
Roy Suryo: Rismon Tak Layak Jadi Saksi di Kasus Ijazah Jokowi
Menteri Dody Ungkap...
Menteri Dody Ungkap Masalah Internal Kementerian PU Sangat Serius, Bongkar Berbagai Kasus termasuk Korupsi
OTT di Lombok Barat,...
OTT di Lombok Barat, KPK Sita Barang Bukti Rp9,06 Miliar
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved